Friday, 06 December 2019

Taksi Gelap, Porter Liar dan Pedagang Asongan Bikin Tak Nyaman Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 November 2014 — 8:05 WIB
Suasana di Bandara Soekarno Hatta

Suasana di Bandara Soekarno Hatta

TANGERANG(Pos Kota)- Meskipun ada larangan dari PT Angksa Pura II,Pedagang asongan, porter liar dan tukang parkir liar masih beroperasi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten .

Pedagang asongan beroperasi di parkiran dan ruang tunggu perparkiran. Terminal A , pedagang didominasi wanita. Mereka  nampak berjualan  dekat toilet melayani sopir atau warga yang menunggu penumpang. yang dijemputnya. Sementara porter liar beroperasi di ruang tunggu penumpang.

Menejer Humas PT Angkasa Pura II Yudis Tiawan yang dihubungi Pos Kota mengakui memang masih banyak asongan dan porter liar yang beroperasi di Bandara Soetta.

Meskipun pihak AP II selaku pengelola Bandara Soetta sudah sering melakukan penertiban, mereka tetap beroperasi karena urusan perut.”Kami tetap akan menertibkan pedagang dan porter liar,”jelas Yudis Tiawan

Selain pedagang dan porter liar, kata Yudis pihaknya juga akan menindak pelaku tindak kriminal dan taksi gelap. “Kami targetkan akhir tahun ini, Bandara Soekarno Hatta bersih dari asongan, porter liar,”tegasnya.

Menurut Yudis, masalah keamanan di parkiran ditangani oleh anak perusahaan PT APS (angkasa pura solusi) misalnya soal kasus hilangnya empat roda mobil pejabat PLN yang diparkir di bandara beberapa waktu lalu.

Untuk penertiban ratusan taksi gelap (TG) pihak AP II, kata Yudis akan bekerjasama dengan Polresta Bandara Soetta.

Kapolresta. Bandara Soetta Kombes CH Patoppoi menjelaskan pihaknya siap menertibkan taksi gelap yang beroperasi di bandara.(Maryoto)

  • Mangap

    Harusnya taxi liar di tertibkan. Terus kereta dorong juga harus tersedia dekat ban berjalan, jangan jauh atau dikuasai porter