Monday, 21 October 2019

Naik Rp 1000 Perpenumpang

Tarif Resmi Angkutan Umun di Jakarta Diberlakukan Senin

Minggu, 23 November 2014 — 10:00 WIB
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Tarif baru angkutan umum diberlakukan Senin (24/11) . Tarif tersebut berdasar usulan Organda dan Dishub yang ditandatangani Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, pada tanggal penetapannya itu.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, mengaku menyetujui usulan kenaikan tarif hasil kesepakatan dari Dinas Perhubungan, Organisasi Angkutan Daerah (Organda), dan Dewan Transportasi Kota Jakarta.

“Kesepakatan kenaikan tarif angkutan umum sudah saya paraf dokumennya dan segera diteken oleh Pak Gubernur. Setelah diundangkan, kenaikan tarif itu berlaku,” kata Saefullah, Sabtu (22/11).

Dikatakan Saefullah, Pergub itu akan ditandatangani pada Senin (24/11). Dia menyebutkan, kenaikan tarif itu berlaku pada angkutan kota, KWK, Mikrolet, Metro Mini, Kopaja, dan bus besar seperti APTB. “‎Untuk umum tarifnya menjadi Rp 4.000 dan tarif pelajar Rp 1.000,” ungkapnya.

Sebelumnya tarif angkutan umum jenis sedang, reguler dan mikrolet Rp3000 per penumpang. Sedangkan tarif untuk Non Ekonomi saat ini Rp6000 perpenumpang. Khusus tarif AC tidak termasuk yang diatur gubernur tetapi ditetapkan pengelola angkutan.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. ‎Harga Premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Sedangkan solar naik dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500. (John)