Tuesday, 10 December 2019

Polisi Kulit Putih Mencekik Warga Kulit Hitam Hingga Tewas

Jumat, 5 Desember 2014 — 14:52 WIB
New York Protest-Reuters01

NEW YORK – Rangkaian demonstrasi akibat SARA masih mengguncang Amerika. Setelah Ferguson, giliran Kota New York dan beberapa kota lainnya di Amerika Serikat ramai demontrasi, setelah dewan juri pengadilan membebaskan seorang polisi berkulit putih yang diduga mencekik seorang pria kulit hitam hingga tewas.

Di New York, ribuan orang turun ke sejumlah ruas jalan sehingga mengganggu lalu lintas.

Para pengunjuk rasa membawa peti mati di Jembatan Brooklyn dan berbaris dalam beberapa kelompok melalui Manhattan seraya membawa spanduk bertuliskan ‘Rasisme membunuh’.

New York Eric Garner

Insiden penangkapan dan pencekikan yang menewaskan penjual rokok ilegal, Eric Garner – New York

Kondisi serupa juga terjadi di beberapa kota-kota Amerika Serikat lainnya.

Demonstrasi dimulai pada Rabu (3/12), setelah dewan juri memutuskan untuk tidak mengajukan tuntutan atas kematian  Eric Garner .

Kala itu, polisi menahan lebih dari 80 demonstran, namun sejauh ini unjuk rasa berjalan dengan aman.

Aktivis hak asasi manusia menaruh harapan mereka pada penyelidikan federal dalam kasus ini.

Sebelum kasus Eric Garner, keputusan dewan juri dalam membebaskan polisi kulit putih yang diduga membunuh warga kulit hitam memicu kerusuhan di Kota Ferguson, Negara Bagian Missouri, pekan lalu.

Terlihat dalam video yang tersebar secara luas dan direkam pada 17 Juli, polisi bernama Daniel Pantaleo,  dengan lengan mencengkeram leher Eric Garner, memitingnya di tanah dalam upaya menahannya karena diduga menjual rokok ilegal di Staten Island.

Garner, berusia 43 tahun dan bertubuh gemuk, memiliki asma dan berulangkali berbisik sambil terengah-engah, “Saya tidak bisa bernafas!”. Polisi tidak mengindahkannya dan baru menyadari Garner meninggal setelah tubuhnya tak bergerak lagi.

Petugas medis kota tersebut mengatakan kematian Garner adalah pembunuhan akibat pencekikan dan tekanan di dadanya oleh para polisi. Para pejabat Departemen Kepolisian New York mengatakan teknik pencekikan secara umum tidak diizinkan. – BBC/NYD/d

foto Reuters – NY  Daily.