Monday, 09 December 2019

Di Perumahan Bumi Angrek Bekasi

Tempat Mengoplos Minuman Keras Digerebek Polisi

Kamis, 11 Desember 2014 — 18:17 WIB
Tersangka dan karyawan tempat oplos miras digiring polisi

Tersangka dan karyawan tempat oplos miras digiring polisi

BEKASI (Pos Kota)-Produsen minuman oplosan yang biasa diedarkan wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi, digerebek aparat Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten, Kamis (11/12).

Selain menangkap MS, 48, pemilik dan AT, 28, karyawan, polisi juga menemukan dua rumah di Perumahan Bumi Anggrek Blok G, Desa Karangsatria, Tambun Utara, yang dijadikan gudang penyimpanan bahan minuman oplosan dan juga minuman yang siap diedarkan.

Pengamatan Pos Kota di lokasi gudang, ditemukan 32 botol minuman oplosan yang dikemas dalam botol Brandy beraroma whine, 10 botol minuman oplosan warna biru yang dikemas dalam botol W & N, 3 botol kosong Brendy. 3 botol alkohol ukuran 500 ml kadar 70 persen, 1 drigen kosong ukuran 5 liter , baskom ukuran 4 liter, 1 plastik tutup botol, 2 lembar segel dan ratusan minuman dan minuman ekstrak campuran miras oplosan.

Iptu Makmur, Kasie Humas Polresta Bekasi Kabupaten, pengungkapan kasus itu sendiri bermula dari laporan warga kalau di toko kelontong milik tersangka MS, menjual miras dan minuman oplosan, “Banyak pembeli keluar masuk warung dengan membawa plastik berisi minuman,” sebut Makmur, sambil mengatakan saat petugas menggeledah dan menemukan sejumlah barang minuman oplosan dan juga bahan untuk membuatnya.

Bahan yang dijadikan racikan itu berupa;  alkohol kadar 70 persen dicampur Big Cola dan Extra Joss, bahan itu dikemas dan dimasukan dalam botol bersegel.

Sedangkan untuk eceran dalam plastik terdiri dari Brandy atau W & N dicampur anggur merah/putih, minuman ringan, vodka atau sesuai pesanan tersebut dijuluki minuman Bumi Anggrek, karena diracik di Perumahan Bumi Anggrek. (Saban)