Thursday, 05 December 2019

Menkumham Tidak Mensahkan Munas Golkar di Bali dan Ancol

Selasa, 16 Desember 2014 — 14:20 WIB
Foto-HR Agung Laksono dan Aburizal Bakrie.

Foto-HR Agung Laksono dan Aburizal Bakrie.

JAKARTA (Pos Kota) – Kementerian Hukum dan HAM memutuskan untuk tidak mensahkan salah satu dari Munas Golkar, baik yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali atau Ancol, Jakarta.

“Saya mempersilahkan mereka untuk menyelesaikan secara internail, melalui Mahkamah Partai, sesuai pasal 24 UU Parpol, jika belum selesai, pengadilan sebagai solusi terakhir,” kata Menkumham Yasonna Hamongan Laoly dalam keterangan pers, Selasa (16/12/2014) pagi di Kemenhukham.

Pengkajian terhadap kedua dokumen itu dilakukan oleh tim khusus, yang diketuai Dirjen Adminitrasi Hukum Umum (AHU) Harkristuti Harkrisnowo.

Menurut dia, putusan untuk tidak mensahkan satu diantara kedua Munas (Musyawarah Nasional), sesudah mengkaji dokumen kedua Munas dan hasilnya sah secara hukum.

“Dalam konteks inilah, pemerintahkan menyerahkan kepada internal partai dan pemerintah tidak ingin terlibat dalam konflik tersebut. Pemerintah bertindak netral.”

Ditambahkan politisi PDI-P ini, Golkar sebagai partai besar sehingga dirinya berkeyakinan mereka mampu menyelesaikan konflik tersebut dalam waktu dekat. “Mereka semua kan bersaudara.”

Bendahara Umum hasil Munas Bali Bambang Soesatyo sudah menduga pemerintah akan berposisi seperti itu dan hal itu sangat disesalkan.

“Kemenhukham seharusnya memahami duduk masalah dan tidak merespon apalagi terima dan mempertimbangkan semua dokumen yang diserahkan oleh Munas Jakarta,” terangnya dalam keterangan, secara terpisah, Selasa.

Menurut dia, sikap itu sangat bertentangan dengan waktu yang diberikan UU No 2/2011, yakni tujuh hari sehingga terkesan bertindak bijaksana, dengan cara mengembalikan kepada internal partai Golkar guna mencari jalan mufakat.

Munas Bali dimenangkan oleh Aburizal Bakrie dan Munas dihadiri sekitar dua ribu perserta dari DPD I dan DPD II. Munas Ancol, Jakarta yang dimenangkan HR Agung Laksono dihadiri sekitar 270-an peserta.

(ahi/sir)