Wednesday, 13 November 2019

Saat Disusui Ibu

Bayi Delapan Bulan Tewas Tertimbun Longsor

Senin, 22 Desember 2014 — 22:13 WIB
Logsor ancam Sukabumi Jawa Barat

Logsor ancam Sukabumi Jawa Barat

SUKABUMI (Pos Kota) –  Bayi berusia delapan bulan, Dafa Faiz Komaladewa tewas tertimbun longsor di Kampung Cijeruk RT 03/07 Desa Sukamekar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Senin (22/12) petang.

Bencana longsor tersebut terjadi ketika korban tengah disusui oleh ibunya, Ani Nuraeni, 18, sekira pukul 18.00 WIB di dalam kamarnya. Tanah tebing setinggi lima meter  di samping rumahnya tiba-tiba ambruk hingga menimpa bangunan rumah korban. Material bangunan dengan longsoran tanah langsung menimpa bayi nahas ini hingga terluka di bagian kepalanya saat masih dalam gendongan ibunya. Sementara ayah korban, Riyan Komaladewa, 20, sedang di luar rumah. Peristiwa tersebut dipicu intensitas hujan cukup tinggi mulai dari siang.

Mereka dievakuasi warga dengan alat seadanya. Setelah memakan waktu hampir satu jam akhirnya mereka berhasil keluar dari timbunan tanah dan material bangunan. Dalam kondisi kritis, keduanya dilarikan ke RSUD R Syamsudin. Sayang nyawa bayi tersebut tidak dapat tertolong. Ibu bayi pun mengalami beberapa luka hingga saat ini belum sadarkan diri.

Menurut saksi, Asep S, dirinya melihat  bagian tubuh Ani telah tertimbun longsoran tanah dengan menggendong bayinya. Bagian kepala bayi tampak terluka diduga terkena puing-puing bangunan.

“Saya berusaha mengeluarkan mereka dengan alat seadanya. Seperti pahat kayu. Waktu itu, bayinya terluka di kepala dalam gendongan ibunya,” terang Asep.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo menegaskan pihaknya menyatakan status darurat bencana karena sudah ada korban jiwa. BPBD akan segera membuat surat penetapan status darurat bencana.

“Terkait bencana longsor di Kampung Cijeruk ini juga kami  telah mengosongkan satu rumah milik Ismet yang berada tepat di pinggiran tebing yang telah longsor mengenai satu rumah hingga menewaskan balita. Tindakan ini antisipasi terjadinya longsor susulan karena adanya retakan tanah di bagian tebing,” tuturnya. (sule)