Friday, 15 November 2019

Beredar, Wacana Dua Wakil Bupati Bogor

Minggu, 4 Januari 2015 — 17:15 WIB
Kantor Bupati Bogor

BOGOR (Pos Kota) – Sejumlah kalangan DPRD Kabupaten Bogor melemparkan wacana dua wakil bupati (wabup) Bogor dengan alasan luasnya wilayah dan besaranya jumlah penduduak Kabupaten Bogor.

Wacana ini menimbulkan sorotan dari kalangan pengamat politik maupun anggota dewan setempat.

Menurut anggota Fraksi PAN-Hanura Maryono, sudah saatnya Bogor memiliki dua wabup, mengingat jumlah penduduk dan luas wilayahnya yang besar. “Dengan dua wabup, maka pelayanan masyarakat bisa lebih terakomodasi. Wilayah Kabupaten Bogor itu lebih luas dari Provinsi Grontalalo dan punya 40 kecamatan,” ujarnnya Minggu.

Dia tidak mempersoalkan siapa kedua kandidat wabup yang dianggap cocok mendampingi Plt Bupati Nurhayanti tersebut. ”Yang penting calon itu memenuhi kriteria. Kalau undang-undang sudah memperbolehkan dua wakil bupati. Artinya, masalah teknis sistem keuangan pasti sudah diatur,” jelasnya.

Reaksi senada dilontarkan Ketua Fraksi Gerindra M.Rizki yang mengatakan, adanya dua wabup dapat membuat percepatan pembangunan, apalagi dengan jumlah APBD di atas Rp.5 triliun.
“Saya dukung dua wabup, sebab akan berdampak pada kinerja,” katanya. Fraksinya bersama dua fraksi lainnya, yani PAN, Golkar, Gerindra dan PKS mendukung wacana dua wabup.

TAK MENJAMIN

Pengamat Hukum dari Universitas Pakuan Bogor Prof Bintatar Sinaga menilai, penetapan dua wabup tak akan menjamin berjalannya percepatan pembangunan. Bahkan, dianggap hanya mengakomodasi kepentingan politik semata.

“Kalau lihat efisiensi satu saja cukup. Kalau dua itu sama juga buang anggaran. Tingkat urgensinya apa kalau dua? Nanti malah dimanfaatkan untuk kepentingan partai,” ujaranya.

Meski dalam PP No. 102 Tahun 2014 memungkinkan Kabupaten Bogor memiliki dua wabup, tapi kata Bintatar, penetapan itu bisa membuat rancu sistem pemerintahan. Ia khawatir dengan dua wabup justru membuat masing-masing lempar tanggung jawab.

“Kalau masalah percepatan pembangunan, tergantung bupati yang mengaturnya. Masih ada 36 dinas dan badan kerja, mereka itulah yang harus dimandatkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, keputusan Gubernur DKI Jakarta Basuki Cahya Purnama bisa dijadikan cermin dalam memimpin Kabupaten Bogor.

“Jakarta penduduknya sampai 10 juta, tapi Ahok pilih satu wakil kok. Sekali lagi, titik permasalahan bukan pada jumlah wabup, tapi bagaimana manajemen sumber daya manusia itu dimaksimalkan,” tandasnya. (iwan/d)

  • bambang saputro

    calon wakil bupati bogor bambang saputro,st figur periode 2014
    no hp 085711427622 dan 081804967652
    ketua umum ormas nindora bogor raya

  • BAMBANG SAPUTRO,ST

    calon wakil bupati bogor bambang saputro,st figur periode 2014
    no hp 085711427622 dan 081804967652
    ketua umum ormas nindora bogor raya