Monday, 16 December 2019

16 Pesawat Sempat Dilarang Terbang Dari Bandara Juanda

Selasa, 6 Januari 2015 — 20:40 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Terungkapnya penerbangan tanpa ijin rute QZ8501 AirAsia, membuat seluruh penerbangan di Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur,  dilakukan pemeriksaan. Hasilnya Selasa siang ada 16 penerbangan dari empat maskapai sempat  dilarang terbang.

Staf ahli Menteri Hadi Mustofa Djuraid menjelaskan ke-16 maskapai yang dilarang terbang tersebut karena mengubah jadwal terbang dan rinciannya lima dari maskapai AirAsia, delapan milik Lion Air, Trigana satu dan Kal Star dua pesawat.

Namun hanya beberapa menit setelah data dirilis  maskapai yang sempat dilarang terbang oleh Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub sudah bisa mengangkasa dari Bandara Juanda.

Lebih rincinya, Lion Ari yakni JT 708, (Surabaya-Makassar), JT 597, (Surabaya-Jakarta), JT 886 (Surabaya-Ambon), JT 646 (Surabaya-Lombok), JT 887 (Surabaya-Jakarta), JT 882 (Surabaya-Lombok), JT 730 (Surabaya-Balikpapan), JT 990 (Surabaya-Denpasar

Sedangkan pesawat AirAsia yang dilarang yakni QZ 7693, (Surabaya-Jakarta), QZ 7620 (Surabaya-Denpasar), QZ 7685 (Surabaya-Jakarta), QZ 7689 (Surabaya-Jakarta), QZ 7631 (Surabaya-Bandung), Trigana IL-712 jurusan  (Surabaya-Pangkalan Bun) dan Kal Star KD-711, (Surabaya-Sampit).

Hadi memaparkan sejak adanya musibah Pesawat AirAsia QZ850, Kementerian Perhubungan memperketat penerbangan khususnya di Bandara Juanda. (dwi)

  • suwiryo

    Dilarang semua emang juga gue pikirin?