Thursday, 21 November 2019

Kadishub DKI

Benyamin Bukit Siap Jalankan Perintah Gubernur

Kamis, 8 Januari 2015 — 11:04 WIB
Foto: Kadishub DKI Jakarta Benyamin Bukit. (Joko)

Foto: Kadishub DKI Jakarta Benyamin Bukit. (Joko)

BENYAMIN BUKIT, pria asal Binjai, Sumatera Utara, ini baru beberapa hari lalu dilantik jadi Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Jika dalam tiga bulan ini dinilai tidak becus bekerja, dia siap diplorotkan jadi staf. Untuk itu, dalam waktu singkat ini dia harus bekerja keras menjalankan perintah Gubernur Ahok untuk membenahi layanan angkutan umum.

Saat ditemui di gedung DPRD usai dengar pendapat dengan Fraksi Gerindra, Benyamin mengaku siap menjalankan perintah Gubernur Ahok. “Saya diberi waktu atau deadline, dalam tiga bulan ini harus bisa menertibkan masalah angkutan umum dan kelancaran lalulintas,” ujar Benyamin. Persoalan angkutan meliputi angkutan liar, angkutan ngetem, peralihan pengelolaan angkot dari swasta ke PT Transjakarta, proses penerapan jalur ERP, dan lainnya.

Jika dalam waktu tiga bulan itu dirinya tak mampu membenahi pelayanan masyarakat, maka dirinya siap diturunkan jabatan, sesuai ancaman dari Gubernur Ahok. “Jadi, banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan dalam waktu singkat ini, untuk meningkatkan pelayanan masyarakat,” ujar Benyamin warga Cempaka Putih, Jakpus, yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Untuk memaksimalkan kinerja Dishub, kata Benyamin, pihaknya menagih peralihan pasukan Satpol-PP ke jajaran Dishub DKI. “Sebanyak 825 personil Satpol-PP yang mestinya segera masuk ke kami. Untuk itu, kami terus menagih kepada Pak Kukuh (Kasatpol-PP DKI) segera menyerahkan anak buahnya menjadi petugas Dishub,” kata pria berusia 56 tahun yang merupakan ayah dari tiga anak.

Benyamin yang ditunjuk Ahok menggantikan kedudukan Mohammad Akbar, merupakan orang lama di lingkungan Dishub DKI Jakarta. Sebelumnya ia pernah menjadi berkecimpung di Biro Perlengkapan sekitar dua tahun lalu menjadi Kepala UPT Perparkiran, Kasudin Perhubungan Jakarta Utara, dan terakhir Wakadishub.

Khususnya program peralihan angkot dari swasta ke pemerintah, Benyamin akan bekerja ngebut. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini seluruh angkot di Jakarta dapat diambil-alih pengelolaannya melalui BUMD, PT Transjakarta,” ujar Benyamin menambahkan untuk tahap awal pihaknya sudah mendekati angkutan Kopaja trayek 66 dan S 602.

(joko/sir)

  • Mangap

    Tertibkan angkot yang suka ngetem dekat Stasiun Kota. yang bikin macet.