Friday, 06 December 2019

Puluhan Warga Sukabumi Keracunan

Senin, 12 Januari 2015 — 6:30 WIB
Sekda Kabupaten Sukabumi, Adjo Sarjono saat melihat langsung puluhan korban keracunan massal

Sekda Kabupaten Sukabumi, Adjo Sarjono saat melihat langsung puluhan korban keracunan massal

SUKABUMI (Pos Kota) – Puluhan warga Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi keracunan massal. Mereka merasakan gejala makanan berupa mual-mual, pusing hingga beberapa di antaranya  mengalami muntah-muntah setelah menyantap makanan di hajatan seorang  warga setempat. Hingga Minggu (11/1) malam, puluhan korban masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhakti Medicare, Kecamatan Cicurug.

Keracunan massal tersebut berawal dari puluhan warga menyantap makanan hampir bersamaan di hajatan pernikahan salah seorang warga sekira pukul 11.00 WIB. Tiba-tiba, hampir bersamaan mereka merasakan gejala makanan berupa pusing, mual-mual, dan muntah-muntah.

Sejak pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB, mereka secara bergantian langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Hampir semua korban kini sudah mendapatkan tindakan medis berupa pemberian obat dan infus.

“Setelah makan paling dua jam saya mual-mual dan pusing. Mungkin karena makanan di hajatan yang kami makan di hajatan,” terang Mansyur, 31, salah seorang warga.

Peristiwa tersebut langsung mendapatkan perhatian pemerintah setempat. Begitu mendengar kabar tersebut, Sekreataris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Adjo Sarjono melihat langsung kondisi para pasien.

“Kami ikut prihatin dengan kejadian ini, apalagi menelan korban hingga puluhan orang. Segala biaya apapun semuanya akan ditanggung oleh pemda,” tegas Adjo.

Dokter IGD Rumah Sakit Bhakti Medicare, Sandi menerangkan semua pasien terpaksa dirawat karena kondisinya cukup lemah. “Umumnya para pasien mengeluh pusing, mual-mual, dan ada juga yang muntah,” ungkapnya.

Aparat kepolisian tengah menyelidiki penyebab keracunan makanan massal. Sejumlah sampel makanan sudah diamankan Polsek Cidahu, Polres Sukabumi.

Sampel makanan yang diamankan di antaranya nasi, lauk pauk, sayuran, dan menu lainnya. Rencananya, sejumlah sampel itu akan diserahkan ke dinas kesehatan untuk diuji laboratorium.

“Petugas sudah ke lokasi dan mengamankan sejumlah menu makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan,” kata Kapolsek Cidahu, AKP Simin A Wibowo didampingi Kapolsek Cicurug, Kompol Sumaryoto.

Menurut Simin, penyelidikan nantinya akan memintai keterangan sejumlah saksi. Sejauh ini, dari 21 orang hanya tiga orang yang dirawat. Satu dirawat di RS Bhakti Medicare dan 2 orang lagi dirujuk ke RSUD Sekarwangi.

“18 korban setelah mendapatkan tindakan langsung bisa pulang karena kondisinya membaik. Tiga orang dirawat. Kami masih menyelidi kasus ini,” tegasnya.

Dijelaskan Simin, di lokasi kejadian juga di bangun posko siaga. Posko darurat keracunan tersebut mengantisipasi adanya korban keracunan lainnya.(sule)