Monday, 14 October 2019

Ganggu Ketertiban, 25 Gerobak di Trotoar Digaruk Satpol PP

Jumat, 16 Januari 2015 — 14:04 WIB
Foto- Petugas Satpol PP Kelurahan Cilandak Barat menertibkan 25 gerobak pedagang kaki-5 di RW 10 Jalan Maritim, Cilandak, Jaksel, Jumat (16/1). (rachmi)

Foto- Petugas Satpol PP Kelurahan Cilandak Barat menertibkan 25 gerobak pedagang kaki-5 di RW 10 Jalan Maritim, Cilandak, Jaksel, Jumat (16/1). (rachmi)

CILANDAK (Pos Kota) – Mengganggu ketertiban umum, 25 gerobak pedagang kaki-5 yang berjualan di atas trotoar dan saluran air di RW 10 Jalan Maritim digaruk petugas Satpol PP Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

“Apa salah saya pak kenapa gerobak saya dihancurkan? Mau cari duit halal kok dihalangi? Jaman kompeni saja tidak seperti ini,” keluh Rasyid, pedagang makanan yang gerobaknya dihancurkan aparat Satpol PP, Jumat (16/1).

Semula ia kekeuh mempertahankan gerobaknya tapi kalah cepat dan tak berdaya menghadapi sekitar 40 Satpol PP. Akhirnya bapak tiga anak ini hanya bisa mengelus dada melihat tempat usahanya hancur berantakan. Ia pun kebingungan untuk usaha selanjutnya demi menafkahi anak istri.

Lurah Cilandak Barat, Mundari menjelaskan sebelum ditertibkan para pedagang tersebut sudah diberi beberapa kali sosialisasi terkait pelanggaran yang dilakukan dengan berjualan di atas fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos).

“Penertiban ini sesuai instruksi Gubernur DKI untuk menyelamatkan aset negara dan memfungsikannya secara tepat untuk kepentingan masyarakat,” ujar Mundari.

Sebanyak 25 pedagang kaki-5 itu sudah berjualan sekitar 15 tahun yang jumlahnya terus bertambah sehingga membuat kawasan menjadi amburadul, kotor dan kumuh.

“Pasca penertiban, lokasi Jalan Maritim akan dijaga rutin oleh Satpol PP agar tidak kembali diserobot pedagang,” tutur Lurah Cilandak Barat.

Dalam aksi itu, petugas mengamankan 25 gerobak. Lima diantaranya langsung dihancurkan sebagai efek jera. Sisanya dikirim ke gudang Satpol PP di Kebayoran Lama.

(rachmi/sir)