Wednesday, 11 December 2019

Olah TKP Pohon Tumbang, Polisi Libatkan Pakar ITB

Jumat, 16 Januari 2015 — 14:31 WIB
Foto- Olah TKP kedua polisi melibatkan pakar pohon IPB terkait tumbangnya pohon Agathis di KRB yang menewaskan 6 orang dan melukai puluhan lainnya. (yopi)

Foto- Olah TKP kedua polisi melibatkan pakar pohon IPB terkait tumbangnya pohon Agathis di KRB yang menewaskan 6 orang dan melukai puluhan lainnya. (yopi)

BOGOR (Pos Kota) – Tumbangnya pohon Agathis dalam Kebon Raya Bogor (KRB) yang menewaskan enam orang (4 di lokasi dan 2 di rumah sakit) serta puluhan lagi luka berat dan ringan, kembali polisi melakukan olah TKP.

Pada olah TKP kedua Jumat (16/1) oleh kepolisian Kota Bogor ini, penyidik mengikutsertakan ahli pohon dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Pakar pohon dari IPB dan polisi tiba dilokasi tumbangnya ppohon sekitar pukul 10:00 wib.

Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, AKP Auliya Djabar didampingi ahli pohon dari Divisi Teknik Kayu dan Desain Bangunan Kayu, Fakultas Kehutanan IPB, Lina karlinasari lalu melakukan pengecekan pohon Damar (Agathis Borneensis) yang tumbang pada Minggu (10/1) sekitar pukul 10.00 pagi lalu.

Lina dari IPB mengecek dengan cara mengumpulkan beberapa kayu yang rapuh dan yang sehat. Ia kemudian mengukur tingkat dan umur keropos pohon. Setelah itu Lina mengambil contoh pohon sejenis yang masih terlihat sehat yang berdekatan dengan pohon yang tumbang.

AKP Auliya Djabar menuturkan, keterlibatan lima saksi ahli IPB, agar pihaknya mendapat kepastian sejauah mana kesehatan pohon yang menimbulkan korban meninggal tersebut.

“Keterangan saksi ahli kami korelasikan dengan saksi dari KRB. Kami juga ingin tahu standar operasional prosedur terkait perawatan pohon di KRB. Kami ingin menyusun berkas perkara ini lengkap,”ujar Auliya.

Hasil olah TKP kedua, akan disimpulkan, setelah ahli ohon dari IPB melakukan uji lab dalam beberapa hari ke depan. “Kami tunggu hasil pengujian ahli IPB. Kalau sudah terima, akan publikasikan. Tunggu satu minggu,”pintanya.

Lima hari pasca kejadian, pihak kepolisian telah mamanggil Kepala KRB untuk dimintai keterangan. Namun karena alasan sibuk, kepala KRB belum dimintai keterangan. “Dari KRB sudah satu saksi dari divisi perawatan dan pengawasan yang kami periksa,”tandasnya.

(yopi/sir)