Wednesday, 20 November 2019

Menyusul Pemerintah Turunkan Harga BBM

Organda DKI Akan Turunkan Tarif Angkot Rp 500

Jumat, 16 Januari 2015 — 17:17 WIB
Mikrolet negtem di Terminal Kampung Melayu

Mikrolet negtem di Terminal Kampung Melayu

JAKARTA (Pos Kota) – Menyusul keputusan pemerintah menurunkan harga jual premium dan solar, pengurus Organda DKI Jakarta berjanji akan menurunkan tarif angkutan umum Rp500/penumpang.

‘Turunnya tidak banyak. Hanya Rp500/penumpang,” kata Ketua DPD Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan kepada Pos Kota, Jumat (16/1).

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan penurunan harga premium dan solar. Harga premium yang semula Rp7.600 turun menjadi Rp6.600/liter dan solar dari Rp7.250 menjadi Rp6.400/liter. Ia menambahkan penurunan tarif angkutan umum ini berlaku efektif pada Senin (19/1) mendatang.

Menyinggung soal tarif angkutan barang, Shafruhan juga memastikan akan turun, seiring turunnya harga solar Rp850/liter.Namun, pihaknya belum bisa menyebutkan berapa besar penurunan tarifnya. Sebab tarif angkutan barang tidak ditetapkan seperti angkutan umum. “Saya akan membicarakan dengan kawan-kawan dulu. Nanti kami akan umumkan,” ujarnya. (setiawan)

Diberitakan sebelumnya, dampak dari terus menurun harga minyak dunia, pemerintah pun hargaa BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis premium harga barunya Rp6.600,- per liter, dan solar harganya Rp6.400,- per liter. Penurunan BBM ini disampaikan Presiden Joko Widodo, di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (16/1).

Ini merupakan kedua kalinya pemerintahan Jokowi menurunkan harga BBM. Sebelumnya, pemerintah telah menurunkan harga BBM pada 1 Januari 2015 dan menghapus subsidi premium. Harga premium menjadi Rp7.600 liter, solar menjadi Rp7.250 per liter dan minyak tanah tetap Rp2.500 per liter.

Dalam keterangannya, Jokowi selain menurunkan harga BBM juga menurunkan gas elpiji dan juga semen.

“Pada siang hari ini kita ingin mengumumkan mengenai harga BBM baik premium maupun solar, kemudian penurunan harga elpiji dan ketiga penurunan harga semen,” terang Kepala Negara.

Jokowi menjelaskan penurunan harga BBM, mulai Minggu malam ini, pk. 24:00 WIB, atau Senin dinihari mulai 00:00. Sedangkan Elpiji ukuran 12 kilogram turun menjadi Rp129 ribu. “Untuk harga semen yang diproduksi BUMN (Badan Usaha Milik Negar) turun Rp3.000,- per sack,” terang Jokowi.

Ia menjelaskan info ini disampaikan agar seluruh menteri, gubernur, bupati dan walikota untuk ikut mendorong harga-harga kebutuhan masyarakat juga turun, sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat.

“Saya kira tiga hal itu yang bisa disampaikan dan nanti hal-hal yang berkaitan dengan teknis bisa tanya kepada menteri terkait,” tutur Jokowi.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil telah mengungkapkan rencana pemerintah yang akan mengubah harga BBM setiap dua minggu sekali.

Pertimbangan menaikkan harga BBM per dua pekan, kata Menteri Sofyan, didasarkan pada fluktuasi harga minyak dunia yang bisa terjadi sewaktu-waktu dan kemampuan PT Pertamina (Persero) selaku pemasok BBM nasional. (Johara/setiawan)

  • Rick

    Dihimbau agar seluruh pengusaha baik makanan, sayuran, dan angkutan agar berbuat se-adil adilnya, Bila kalian curang, artinya kalian tidak lebih dan tidak kurang sama dengan koruptor, yang mau se enaknya sendiri. Ingat hukum dari Tuhan (Alloh) akan terus berjalan.!!!!!!!!!