Tuesday, 12 November 2019

Di Pengadilan Negeri Cibinong

Hakim Sebut Hak Azasi Manusia, Terdakwa Narkoba Tidak Divonis Mati

Rabu, 21 Januari 2015 — 20:51 WIB

BOGOR (Pos Kota) – Terdakwa pemilik narkotika jenis sabu, Teng Chuan Hui, (32) lolos dari vonis hukuman mati di  Pengadilan Negeri (PN)  Cibinong Rau (21/1) sore.

Majelis hakim  menjerat terdakwa dengan pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009, hanya menghukuman Warga Negara Malaysia itu seumur hidup. Padahal sebelumnya  Jaksa Penuntut Umum (JPU)  meminta hakim memvonis Teng Chuan Hui hukuman mati.

Sidang dimulai pukul 16:30, atau mundur tiga jam dari yang dijadwalkan pada pukul 13:00. Sidang dipimpin Hakim Ketua Lilik Sugihartono, dan hakim anggota Yuliana dan Agustina Dyah.

Dalam pembacaan dakwaan secara bergantian, Lilik secara tegas mengatakan bila perbuatan terdakwa secara sah telah melanggar tidak kejahatan membawa narkotika jenis sabu dengan seberat 3.234 gram yang dikemas dalam 12 paket dalam sebuah tas.

Hakim juga menimbang terkait hak azasi manusia, bahwasannya setiap hidup manusia hanya Tuhan yang berkehendak untuk mencabut hidupnya. “Dengan demikian, pengadilan memutuskan terdakwa Teng Chuan Hui bersalah dan dijatuhi dengan hukuman penjara seumur hidup, “katanya sambil mengetuk palu.

Kepada jaksa dan penasehat hukum diberi waktu 7 hari untuk mengajukan banding. Sementara, baik jaksa penuntut umum dan penasehat hukum terdakwa mengatakan akan memepertimbangkan putusan tersebut. (yopi)

  • JIUNG

    PA JANGAN BICARA HAK AZASI MANUSIA SAAT NGABIL KEPUTUSAN UNTUK PARA TERSANGKA NARKOBA DENGAN BIJAK ,COBA LIHAT RAKYAT INDONESIA PENGGUNA NARKOBA PADA MATI,GARA GARA BANDAR NARKOBA,

    • annokia

      Sorry Broooo … Yg bodoh rakyat kita sendiri . Indonesia mendapat julukan “The Golden Market” untuk pangsa narkoba . Kalo sadar nga mungkin bandar rame rame import narkoba . Buat makan susah , buat nyabu / mabok ada . Cari penyakit sendiri . Apa pengguna narkoba dipaksa pakai ???