Thursday, 14 November 2019

Diapresiasi, Larangan Penjualan Miras Golongan A di Minimarket

Jumat, 23 Januari 2015 — 21:14 WIB
liquor store

JAKARTA (Pos Kota) – Menteri Perdagangan (Mandag) Rachmat Gobel menerbitkan aturan yang melarang penjualan minuman keras (Miras) golongan A atau dengan kadar alkohol di bawah 5 persen di minimarket seluruh Indonesia.

Gerakan Nasional Anti Miras (GeNAM) mengapresiasi langkah tersebut sebagai angin segar bagi upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya miras (minuman keras).

Demikian disampaikan Ketua Umum GeNAM Fahira Idris, di Jakarta, Jumat (23/1). “Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi setingginya kepada Pak Rachmat atas aturan ini,” ujar Fahira yang juga pengurus pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kebijakan yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan bernomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman

Fahira menjelaskan sebelum menjadi pecandu alkohol, kebanyakan remaja hanya coba-caba minum bir atau miras sejenisnya yang kadar alkoholnya di bawah 5 persen. “Kalau sudah merasa yang 5 persen tidak ada pengaruh, mereka coba yang kadar alkoholnya lebih besar. Jadi petaka awalnya itu dari bir,” papar Fahira.

Fahira mengatakan, peraturan yang ditandatangani Mendag para pada 16 Januari 2015 dan kemungkinan berlaku pada akhir Januari ini menjadi payung hukum yang wajib ditaati oleh semua pengusaha minimarket. (Johara/d)