Sunday, 08 December 2019

Hipmi Depok Seringkali Ditinggal Pemkot

Jumat, 30 Januari 2015 — 10:15 WIB

DEPOK (Pos Kota) — Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi) Depok seringkali ditinggal Pemkot Depok dalam mengangkat citra pengusaha. Pasalnya, program yang semestinya terintegrasi dengan Hipmi justru berjalan tanpa arah.

Padahal menurut Ketua Hipmi Depok, Mustofa, institusinya bisa berbuat lebih banyak lagi dalam pendampingan para pengusaha kecil mikro dan pemuda saat diberi hibah APBD.

“Pemkot Depok sering berjalan sendiri dalam banyak program, kecuali menyertakan Hipmi dalam non-kebijakan,” katanya, didampingi calon penggantinya Devi Firman Hidayat & Tribuwana, disela-sela persiapan Muscab ke-4 Hipmi Depok.

Dicontohkan sewaktu Pemkot Depok rutin dalam tiga tahun terakhir melaksanakan program hibah kepada pengusaha mikro, kecil, dan pemuda. APBD 2014 melalui Kabid UMKM Nita Hernita menggelontorkan hibah uang tunai Rp 6,8 milyar kepada 1.600 warga.

Sementara Devi dan Tribuwana sepakat mewacanakan program wirausaha Go To School untuk memberi nilai tambah pelajar menyongsong kesiapan berusaha masa depan. “Kiprah Hipmi memang harus dirasakan masyarakat, walau bersama ataupun tanpa Pemkot Depok. Show Must Go On,” tandas Devi. “Kami sudah memiliki bekal wirausaha.”

(rinaldi/sir)