Friday, 15 November 2019

Terlambat Masuk, Pemprov DKI Potong Gaji PNS Rp 500 Ribu Permenit

Jumat, 30 Januari 2015 — 8:02 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) terus berupaya meningkatkan kinerja aparat. Salah satunya dengan memberikan gaji  mulai Rp9 juta-Rp75 juta perbulan. Namun bila malas, gaji dipotong Rp500 ribu permenit.

Kepala Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Lasro Marbun, meningkatkan kinerja aparat, pemprov menambah gaji dengan memberikan  tunjangan kerja daerah (TKD) Dinamis, TKD tetap serta TKD transportasi.

Tapi bila malas diberikan dua sanksi yaitu sanksi individu dan sanksi kolektif.

“Untuk sanksi individu, kita akan lihat absensinya. Jika terlambat, gajinya akan dipotong cukup besar. Yaitu Rp 500.000 per menit. Ini kita lakukan sebagai bentuk pengawasan kepada para PNS DKI, supaya memiliki kinerja yang baik,” kata Lasro di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (29/1).

Sedangkan untuk sanksi kolektif, Lasro menyebutkan adalah dilakukannya pemotongan gaji hingga 10 persen selama dua bulan berturut-turut kepada semua PNS dalam satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sanksi kolektif ini diberikan bila ada salah satu oknum di SKPD DKI yang terbukti melakukan praktik pungutan liar, korupsi, serta mangkir dari pekerjaan.

“Jadi, salah satu saja, maka seluruh PNS dalam SKPD tempat dia bekerja akan dikenakan sanksi kolektif. Yakni, dipotong gajinya sebesar 10 persen,” ujarnya.

Agar dapat menerapkan kedua sanksi tersebut, saat ini pihaknya sedang melakukan revisi Peraturan Gubernur (Pergub). Ditargetkan pergub tentang sanksi ini dapat rampung pada Februari mendatang. Sehingga sanksi bisa langsung diterapkan secepat mungkin.

“Berdasarkan Undang-Undang yang baru yakni UU nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintah, diatur, Inspektorat mempunyai kewenangan untuk mengawasi pelaksanaan kewenangan dan tanggungjawab. Aturan ini, menguatkan fungsi Inspektorat untuk memberikan sanksi kepada PNS,” jelasnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama berjanji akan menaikan gaji untuk PNS. Setingkat staf akan mendapatkan gaji perbulan mencapai Rp 9 juta. Sementara untuk lurah mendapatkan gaji hingga Rp 33 juta dengan rincian Gaji Pokok Rp 2.082.000, Tunjangan Jabatan Rp 1.480.000, Tunjangan Kinerja Daerah Statis Rp 13.085.000, Tunjangan Kinerja Daerah Dinamis Rp 13.085.000, Tunjangan Transportasi Rp 4.000.000.

Setingkat camat akan mendapatkan gaji mencapai Rp 48 juta, dengan rincian Gaji Pokok Rp 3.064.000, Tunjangan Jabatan Rp 1.260.000, Tunjangan Kinerja Daerah Statis Rp 19.008.000, Tunjangan Kinerja Daerah Dinamis Rp 19.008.000, dan Tunjangan Transportasi Rp 6.500.000.

Kemudian untuk walikota mendapatkan Rp 75 juta dengan rincian Gaji Pokok Rp 3.542.000, Tunjangan Jabatan Rp 3.250.000, Tunjangan Kinerja Daerah Statis Rp 29.925.000, Tunjangan Kinerja Daerah Dinamis Rp 29.925.000, dan Tunjangan Transportasi Rp 9.000.000.(John)

  • Dul

    klo gaji 9 juta.. terlambat setengah jam..brarti 30×500 rb jadi dipotong 15 juta lalu 15jt-9jt.. jadi selama kerja bukannya dpt gaji tapi malah bayar utang untuk kerja… aneh nih si ahok.. cari kebijakan lain dong.. ini mah indikasi korupsi kalo begini caranya…lama2 ahok kebelinger…

  • Logika

    makanya jangan pernah telat dul, orang kaya lo itu yang kebelinger, dikit2 mikir korupsi, hobi telat masuk kerja dgn berbagai macam alasan, coba kl lu tepat waktu. ahok naikin gaji supaya kinerja PNS makin bagus, dan menghilangkan korupsi di bawahnya, krn gaji yang udah memadai…

    • Dul

      Emang gw PNS.. gw kasih penjabaran aja.. klo gw PNS gw ga perduli mau gaji kcil atw besar.. yg penting gw cari sampingan brooo…. terserah mau dri mana tuh duit yg penting gw kaya… PNS itukepanjangan dari Perlu Nyari Sampingan…

      • gue Cina

        Wah parah nih si Dul. Lu bener2 PNS ya? Mestinya Ahok jg baca ini. Biar pd tau itu PNS gk ada kapoknya nyari duit sampingan.. ckckcck… pendurhaka negeri sndiri, menyedot darah rakyat sebangsamu ckcckckck.. gak tau malu…

  • tAHIK

    GA NGARUH BOSS, MAU GAJI KECIL ATW GEDE TETAP AJ SAMPINGANNYA GEDE, KRN MSH BERLAKU “ADA UANG ADA PELAYANAN CEPAT” YG ADA MALAH TAMBAH GEDE DEH PENDAPATAN MEREKA KRN GAJI SEMAKIN GEDE….KERJAAN GA ADA, SEKALI ADA JUGA JARANG… HADEW, KLU LU MAU TAHU, COBA SIDAK KE KTR2 LURAH ENTE AHOK PKI MOTOR+JAKET+HELM, MASUK DIAM2…LU LIAT DEH TRANSAKSI MEREKA…. KLU DIATAS JAM 12 SIANG STAFF SDH PD KABUR….BALIK KTR LG JAM 3 SORE, KLU ENTE AHOK GAK PERCAYA, SIDAK AJ SENDIRIAN…BERANI GAK LOE!!!. GAK MENJAMIN POTONGAN GAJI AKAN BT MEREKA KAPOK YANG ADA MAKIN GANAS….

    • Dul

      BETULLL….

  • jiung

    solusi : klau gw jadi gubenur ,pada gw pecat, tdk ada di potong gaji ,klau telat dan bolos….

  • Tongtongsot Welgduwelbeh

    Halahhh model apa wacana ni… Silakan jerat dirimu sendiri…!! Dasar stress.

  • Petrok .

    Prinsip Orang kerja yg tidak bertanggung jawab mah ,kalau bisa gaji besar tapi nganggor tidak ada kerjaan .

  • Baroto .

    Bagi Pegawai/Oknum yg melakukan kecurangan atau malas tidak perlu potong Gaji ,tanyakan saja ” kalau sudah tidak membutuhkan Pekerjaan persilahkan mengajukan berhenti ” ,banyak Pemuda x2 yg membutuhkan Pekerjaan .Bagi yg masih membutuhkan Pekerjaan silahkan lanjutkan dengan baik .