Tuesday, 10 December 2019

Pelaku Serahkan Diri ke Polsek

Tersinggung Tidak Dapat `Jatah`, Suami Habisi Istri Saat Tidur Pulas di Kamar

Selasa, 3 Februari 2015 — 14:23 WIB
Foto- Kapolsek Bojong Gede, Kompol Ganet Sukoco, bersama anggota reskrim memeriksa pembunuh istri (pakai topi). (angga)

Foto- Kapolsek Bojong Gede, Kompol Ganet Sukoco, bersama anggota reskrim memeriksa pembunuh istri (pakai topi). (angga)

DEPOK (Pos Kota) – Seorang kakek nekad menghabisi istrinya saat sedang tertidur pulas di rumahnya,  Kp. Kali Suren RT 02/004, Tajur Halang, Kab. Bogor, Selasa (3/2) pukul 04:00 wib. Setelah itu, pelaku langsung menyerahkan diri ke petugas Polsek Bojong Gede lantaran takut dihakimi  massa.

Kisah tragis korban Dahlia,49, ibu dua anak, dihabisi oleh suaminya sendiri Slamet,52, dengan cara memukul kepala istrinya dengan martil. Aksi pelaku tersebut lantaran cemburu dan sudah tidak  dapat `jatah` dari  korban sebagai suami-istri.

“Istri (korban) kerap mengatai suaminya orang miskin. Dan sudah tidak pernah dikasihi nafkah batin dan tidur pisah. Lantaran karena hal tersebut harga diri pelaku terinjak dan gelap mata menghabisi istrinya saat sedang tidur pulas di kamar,” ujar Kapolsek Bojong Gede, Kompol Ganet Sukoco kepada Pos Kota di lokasi kejadian.

Kapolsek mengungkapkan,  sehari-hari pelaku yang sudah bercucu satu ini bekerja sebagai buruh panci. Karena sudah tidak ada keharmonisan dalam keluarga semenjak dua minggu belakangan ini. Sang istri sudah jarang memperhatikan pelaku secara lahir dan bathin.

“Pelaku menghabisi korban sewaktu mau berangkat kerja. Korban sempat mengeluarkan kata-kata yang membuat pelaku tersinggung dan mau diusir dari rumah. Pelaku keluar rumah ambil martil dan langsung menghantamkannya  dengan lima kali pukulan ke bagian kening korban hingga kuping. Korban meninggal dunia seketika di lokasi dalam posisi miring di atas tempat tidur,”katanya

Meski sempat ada penolakan dari pihak keluarga korban kepada petugas memeriksa jasad korban, namun setelah diberi pengertian,  petugas inafis Polres Depok  akhirnya berhasil mengidentifikasi kematian korban.

“Hasil pemeriksaan tim inafis serta medis dari Puskesmas Tajur Halang, didapatkan indentifikasi luka hantaman benda keras di pelipis kanan berdiameter 1,5 Cm kedalaman 6 Cm. Serta belakang telinga kanan luka berdiameter 1 Cm dan berdarah,”ungkapnya.

SERAHKAN DIRI

Setelah pelaku memukul kepala korban dengan martil. Lantaran tidak tega melihat darah keluar, pelaku menutupi kepala korban dengan bantal.

Tidak lama berselang dari kejadian, kakek asal Gombong, Jawa Tengah ini langsung menyerahkan diri ke Polsek Bojong Gede, antisipasi tindakan main hakim sendiri warga.

“Sudah dua minggu saya tidak berhubungan. Saat lagi ingin berhubungan saya malah diusir dan disuruh tidur di luar. Sebagai istri menolak kemauan suami, kesal saya langsung menghabisi korban,”ucap pria berkepala plontos dan kurus ini pengakuan ke petugas penyidik.

Karena takut dihakimi massa, dan ada perasaan bersalah karena telah menghabisi istri. Pelaku sekitar pukul 09:00, langsung mendatangi Polsek Bojong Gede menyerahkan diri.

“Pihak keluarga korban tidak mau membuat laporan. Dan jasad korban tidak mau divisum. Berdasarkan keinginan keluarga korban membuat surat pernyataan tidak mau divisum disaksikan Sekdes, perangkat RT dan RW, serta ahli waris, Suryani C Saputra.”

(angga/sir)

  • kadalpusap

    yah cuma karena benda ukuran 12 cm jadi pembunuh kan ada cara laen kek.