Tuesday, 10 December 2019

Jambret Dibekuk Saat Ada Razia Polisi

Sabtu, 7 Februari 2015 — 23:18 WIB
Tersangka Ganjar (tengah) saat diamankan petugas Polsek Tambora. (Warto)

Tersangka Ganjar (tengah) saat diamankan petugas Polsek Tambora. (Warto)

TAMBORA (Pos Kota) – Habis merampas  HP milik seorang wanita, penjahat muda  melarikan diri. Diduga panik, dia justru terjatuh. Petugas Polsek Tambora yang sedang menggelar razia meringkus pelaku.

Tersangka Ganjar Suhandi, 19, dibekuk petugas di Perempatan Jembatan Lima, Jakarta Barat, Sabtu (7/2) dinihari. Polisi curiga melihat Ganjar panik hingga jatuh dari sepeda motor. Saat digeledah ditemukan HP yang bukan miliknya.

HP itu ternyata milik Narsih, 20, warga Jalan Dr Muwardi Raya, Grogol, Jakarta Barat. Ganjar beraksi sekira Pk 00:15, saat Narsih membonceng teman perempuannya pakai sepeda motor melaju dari arah fly over jembatan Jl Tubagus Angke menuju Angke.

Di jalan layang tersebut, wanita itu tak sadar dibuntuti dua penjahat sejak dari kawasan Asemka, Jakarta Kota. Sewaktu korban menggunakan telepon selularnya, dari arah belakang dirampas seorang pemuda yang dibonceng temannya.

Narsih berteriak jambret..jambret…!. Kawanan perampas itu tancap gas ke arah Jalan Pangeran Tubagus Angke. Namun karena panik, tanpa memperhatikan situasi sekitarnya dua penjahat itu jatuh. Tidak jauh dari tempatnya jatuh sedang digelar Operasi Bina Kusuma Polsek Tambora. Ganjar langsung dibekuk, rekannya berinisial Rud meloloskan diri.

DIDUGA SERING BERAKSI

Menurut Kapolsek Dedy Tabrani didampingi Kanit Reskrim Iptu Rudi Priyo Santoso SH, tersangka Ganjar diduga sudah sering sering beraksi.

Ganjar pun secara polos mengatakan bahwa ia dan Rud memang merencanakan aksi ini.”Nanti kalau berhasil dibagi rata pak,” kata Ganjar polos.

Pengakuan Ganjar, semula ia  ketakutan ketika diajak temannya menjambret. Kesal sering diledek akhirnya dia ikut melakukan aksi kejahatan. (Warto)

Teks Foto