Tuesday, 12 November 2019

Terkait Pertemuan Samad Dengan Tokoh PDIP

Hasto Tunjukkan Bukti, KPK Belum Bisa Bentuk Komite Etik

Selasa, 10 Februari 2015 — 6:33 WIB
Plt. Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto memenuhi undangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/2). (Rihadin)

Plt. Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto memenuhi undangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/2). (Rihadin)

JAKARTA (Pos Kota) – Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi Sapto Prabowo mengungkapkan, tim Pengawas Internal (PI) pada KPK telah menerima beberapa bukti foto dari Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristianto, Senin (9/2). Foto yang dimaksud terkait tuduhan-tuduhan yang Hasto beberkan terhadap Ketua KPK Abraham Samad.

“Hasto datang atas undangan PI dimana PI sedang melakukan tugasnya untuk menyimpulkan apakah perlu dibentuk komite etik bagi pimpinan KPK. Pak Hasto menyerahkan beberapa foto kepada tim PI,” ungkapnya, di gedung KPK, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/2) malam.

Menurut Johan, selain menyerahkan foto Hasto juga akan memberikan bukti lain berupa rekaman. “Nanti (foto) diteliti dulu oleh PI dan informasi yang lalu, katanya ada rekaman yang disampaikan, akan menyusul,” ucapnya.

Meski begitu, kata Johan, untuk membentuk komite etik, tim PI sejatinya memerlukan bukti lain agar dapat menindaklanjuti tuduhan-tuduhan terhadap Samad. Untuk itu, KPK mengundang pula pihak lain yang dapat memberikan informasi lain terkait tuduhan tersebut.

“Mengenai laporan dari Pak Hasto tadi tentu tidak hanya Pak Hasto, akan diundang juga untuk memberikan informasi data atau fakta apapun menyangkut tuduhan-tuduhan terutama kepada pak Abraham Samad,” imbuhnya.

Sebelumnya, Hasto datang ke KPK sekitar pukul 14:15. Kurang lebih dua jam ia berada di dalam gedung KPK. Saat keluar, Hasto mengklaim telah menyerahkan bukti-bukti manuver politik Abraham ke KPK. Ia yakin bukti-bukti itu cukup untuk menyeret Samad ke komite etik.

Rabu pekan lalu, Hasto hadir di Komisi Hukum DPR. Saat itu ia membeberkan bukti-bukti soal pertemuan Samad dengan elite PDIP sebelum pemilihan presiden 2014. Dia menyebut Samad melakukan lobi politik agar bisa menjadi cawapres berpasangan dengan Joko Widodo. (yulian)