Monday, 21 October 2019

Ratusan Peti Kemas Terendam Banjir, Kerugian Ratusan Miliar Rupiah

Rabu, 11 Februari 2015 — 20:47 WIB
Peti kemas yang terendam banjir di Pelabuhan Priok

Peti kemas yang terendam banjir di Pelabuhan Priok

JAKARTA (Pos Kota) – Ratusan kontener atau petikemas tergenang banjir selama tig hari ini di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Akibatnya petugas Bea dan Cukai serta karantina tidak bisa melakukan inspeksi petikemas atau pemeriksaan fisik barang hingga importir rugi ratusan miliar rupiah.

“Ini akan memengaruhi dwelling time (waktu tunggu bongkar muat)   jadi tinggi,” ujar Ketua Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (Ginsi) DKI Jakarta Subandi.

Hambatan pemeriksaan fisik barang impor, kata Subandi,  disebabkan banjir yang belum juga surut hampir di seluruh kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, sampai dengan hari Rabu, Sedangkan pemeriksaan fisik barang harus digelar atau diturunkan ke lapangan. Hal ini tidak mungkin dilakukan jika lapangannya banjir.

Subandi yang juga anggota DPRD DKI dari fraksi Partai Nasdem ini juga mengungkapkan akibat hujan hampir sepekan ini  importir  anggotanya rugi  ratusan milliar sejak banjir melanda Ibukota Jakarta sebab pendistribusian barang terhambat jalan yang tidak bisa dilalui.

Selain itu, pabrik tidak bisa berproduksi, demikian juga barang-barang jadi yang tidak bisa dipasarkan sesuai jadwalkarena transportasi lumpuh.

Di Pelabuhan Priok ada  dua lokasi tempat pemeriksaan fisik terpadu (TPFT), yakni lapangan continer depo center (CDC) Banda yang dioperasikan Multi Terminal Indonesia-anak usaha IPC/Pelindo II, dan di lapangan behandle Graha Segara. (dwi)