Tuesday, 12 November 2019

Tiga Pemalsu Dokumen Pelaut Ditangkap Polisi

Rabu, 11 Februari 2015 — 20:14 WIB
Pelaku pemalsu buku pelaut ditangkap aparat Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Pelaku pemalsu buku pelaut ditangkap aparat Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

SEMANGGI (Pos Kota) –  Tiga tersangka  pemalsu dokumen pelaut digulung aparat Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Berkedok agen pengiriman tenaga kerja, komplotan ini sudah beroperasi sejak 2012 lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul, Rabu (11/2)  mengatakan tersangka  HN, 34, RN, 40, dan JL, 37, medirikan agen bernama PT Lakemba Perkasa Bahari untuk menjerat korban.

Dijelaskan Kombes Martinus, sasaran mereka adalah pelaut. “JL adalah seorang penjual dan
orang yang membubuhkan tanda tangan, serta memberikan tanggal dan stempel mengatasnamakan Direktorat Perhubungan Laut,” ungkapnya didampingi  Kasubdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP
Adi Vivid.

Menurut AKBP Adi Vivid, kasus ini bermula ketika di Bandara Soekarno Hatta, polisi menemukan satu unit mobil Izusu B 7271 XK yang dikendarai oleh orang yang tidak dikenal dan mengaku bernama Agus Sumarno. Dia membawa 10 orang penumpang yang akan dikirimkan sebagai tenaga kerja ke negara Trinidad & Tobago. Kemudian diketahui dari 10h orang yang akan diberangkatkan tersebut ternyata hanya ada satu orang yang mempunyai dokumen resmi yang dikeluarkan Ditjen Hubla.

“Sedangkan sembilan dokumen yang diberikan oleh PT. Lakemba Perkasa Bahari diduga palsu dan bukan yang dikeluarkan oleh Ditjen Hubla,” kata AKBP Adi Vivid.

Akibat pemalsuan tersebut, ketiga tersangka melanggar pasal 263 KUHP, Pasal 266 KUHP dan Pasal 312 juncto pasal 145 UU RI No. 17 tahun 2008 tentang pelayanan juncto Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP.

Barang bukti yang diamankan  di antaranya paspor milik 9 orang calon pekerja dengan dokumen palsu; 10 lembar E-Ticket KLM Royal Dutch Airlines  dan  69 buah buku pelaut. (yahya)