Thursday, 21 November 2019

Pengusaha AS Diminta Tingkatkan Investasi

Minggu, 5 April 2015 — 17:04 WIB
Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri Rihadin.

Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri Rihadin.

JAKARTA (Pos Kota) – Pengusaha Amerika Serikat yang tergabung dalam America – Indonesia Chamber of Commerce (AICC) diminta meningkatkan investasinya di Indonesia. Hal ini antara lain untuk membuka lapangan kerja di bidang industri.

“Peningkatan arus investasi para pengusaha Amerika yang bergerak di berbagai bidang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja yang ada di Indonesia,” kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri, di Jakarta, Minggu (5/4).

Permintaan tersebut, lanjutnya, disampaikan dalam pertemuan tertutup dengan Mr. Wayne Forrest President AICC di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York Amerika Serikat beberapa hari lalu.

Hanif mengatakan untuk mengurangi pengangguran dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas di berbagai sektor industri memang membutuhkan adanya tambahan investasi yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Investasi yang masuk juga akan memberikan transfer kemampuan (skill transfer) bagi pekerja di Indonesia.

Hanif pun meminta agar para pengusaha Amerika memberikan peluang kerja yang lebih luas bagi pekerja Indonesia yang bekerja di Amerika maupun para pekerja yang bekerja di perusahaan-perusahaan Amerika di Indonesia.

“Kita dorong peningkatan kepedulian perusahaan-perusahaan Amerika (baik yang berada di Indonesia maupun Amerika) untuk dapat memberikan kesempatan kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia agar dapat lebih mampu dan bersaing dalam memasuki pasar global,” kata Hanif.

Berdasarkan data TKI yang bekerja di Amerika Serikat, tahun 2015 (per Februari 2015) berjumlah 7.823 pekerja (2014: 7.504 pekerja dan 2015: 319 pekerja). Sebagian besar TKI di New York bekerja sebagai tenaga kerja profesional dan beberapa bekerja sebagai perawat, supir dan sektor jasa (pertokoan, perhotelan dan restoran).

Kemnaker, lanjutnya, juga mendorong dan membuka pelayanan investasi melalui kedatangan TKA asal Amerika yang masuk ke Indonesia dengan membawa investasi. TKA asal Amerika Serikat yang bekerja di indonesia pada umumnya bekerja pada level jabatan profesional, advisor/consultant, manager, direksi, teknisi, supervisor dan komisaris, serta bekerja untuk di sektor pertanian, industri, perdagangan dan jasa.

Berdasarkan data Ijin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) yang diterbitkan oleh Kemnaker, saat ini tercatat jumlah TKA asal Amerika Serikat di tahun 2014 sebanyak 4.254 dan di tahun 2015 sebanyak 461.

Ditambahkan Hanif, pihaknya juga meminta adanya Equal Treatment bagi tenaga kerja indonesia yang bekerja di Amerika, khususnya terkait pengupahan yang sama bagi pekerjaan/jabatan yang sama nilainya antara tenaga kerja indonesia dengan tenaga kerja Amerika.

“Kita juga meminta peningkatkan kepedulian bagi masyarakat yang berada disekitar perusahaan-perusahaan Amerika di Indonesia, melalui pemberian bantuan peningkatan kapasitas agar mereka dapat diterima bekerja di Perusahaan Amerika atau dilatih supaya dapat menjadi Wira Usaha Baru. (tri)

  • Sumirah

    Saran untuk Pak Mentri Balai Latihan Kerja diperbanyak dan MUTUNYA diperbaiki dan TK yg mau dikirim keluar negeri harus masuk ke BLK dulu biar mantap