Tuesday, 12 November 2019

Sudah Tua Masih Cemburu, Istri Tidur Tewas Dipacul

Rabu, 8 April 2015 — 6:15 WIB
Dia April 8

KAYAK  anak muda saja, masih cemburuan. Tapi itulah yang terjadi di Jember. Khawatir istrinya direbut lelaki lain, Mbah Soma, 60, malah tega mencangkul kepala istri sendiri. Tambah sadis lagi, kepala Ny. Murni, 56, dibelah saat dia sedang tidur nyenyak. Keruan saja wanita malang ini wasalam di tempat.

Cemburu menandakan cinta. Tapi ketika usia sudah kepala enam, masihkah kadar cinta itu menyala-nyala? Sebab biasanya, dalam usia itu suami itri yang ada tinggalah persahabatan, tidak lagi ada pertandingan, apa lagi “gulat” antara hidup dan mati. Orang bilang, nafsu besar tenaga kurang. Bila ketemu teman sebaya yang dibahas selalu soal encok yang kumat dan bagaimana menemukan obat kuat yang jitu.

Rupanya Mbah Soma warga Dusun Gadungan,  Desa Kasiyan,Kecamatan Puger, Kabupaten Jember itu masuk perkecualian. Dalam usia pas kepala enam, cemburunya pada istri masih menggebu-gebu. Melihat istrinya dekat dengan lelaki lain, curiga bahwa istri akan direbutnya. Padahal bagi si tetangga, buat apa nenek-nenek ngentutan begitu dipelihara? Mending kalau punya duit Rp 1 miliar melamar janda cantik dari Kalasan, Yogyakarta. Pasti: jan tanja tenan!

Jelas mbah Soma duit segitu tidak punya, sehingga apa yang ada dipelihara sebaik mungkin. Biar ngentutan dan badan sudah kisut-kisut, kulit ditarik malah ngikut; dia tak bergeming. Cuma yang belakangan bikin Mbah Soma gulung koming, ada isyu bahwa istrinya sekarang punya PIL. Dia tidak rela dan tidak siap bilamana istrinya digondol lelaki lain.

Tentang adanya isyu tersebut, Mbah Soma mencoba klarifikasi pada pihak terkait, maksudnya: pada sang istri. Tapi jawab Ny. Murni tidak mengiyakan tidak pula menolak. Bahkan dia balik bertanya, “Kamu kan sudah 30 tahun lebih jadi suamiku. Sampeyan sudah tau karakter saya luar dalam. Lalu pertanyaannya: pantaskah saya memiliki PIL?”

Wah, tentu saja mbah Soma malah bingung didebat model pengacara, dan sejak itu kadar kecemburuaannya semakin meningkat. Lalu prinsipnya kemudian, ketimbang diambil orang, mending dimusnahkan sekalian. Tiba-tiba dia ambil pacul. Ny. Murni yang sedang dibuai mimpi itu langsung dicangkul kepalanya, hingga terbelah. Mengaduh sebentar, lalu terdiam untuk selamanya. “Aku cemburu,” kata Mbah Soma pada polisi.

Sudah tua kok masih pelihara cemburu, makanannya apa tuh? (Gunarso TS)

  • Samsul

    Edan tenan si Mbah……cccc… ????

    • redison

      edan ap ms bro tu mabuk kali

      • Samsul

        mungkin mabuknya dari kali…..

Terbaru

Lurah Tanah Tinggi, Imran disaksikan Kasatpel Dukcapil Kelurahan Tanah Tinggi, Imron Sumadi dan pejabat lainnya tengah menyerahkan KIA kepada seorang anak. (ist)
Selasa, 12/11/2019 — 14:50 WIB
Layanan Dukcapil di RPTRA Diminati Warga
Direktur  Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan.(ist)
Selasa, 12/11/2019 — 14:12 WIB
Peringatan 1 Desember West Papua
Polri Kedepankan Dialog, Lemkapi: Sangat Arif dan Memberikan Kenyamanan