Friday, 22 November 2019

Sambut Pilkada, DPR Gelar Seminar Otonomi Daerah

Jumat, 10 April 2015 — 19:22 WIB
Seminar Otonomi Daerah

JAKARTA (Pos Kota) – Tahun 2015 menjadi tahun yang sibuk dengan dinamika dan pemerintahan Indonesia. Tidak hanya  hangat dengan akan dilaksanakannya pilkada serentak di akhir tahun 2015. DPR juga menargetkan  sedikitnya 25 calon daerah Otonomi Baru  (DOB) akan disahkan.

Menurut Sekretaris Fraksi NasDem Syarief Abdullah Alkadrie, pemberian otonomi luas tak lain bertujuan untuk peningkatan pelayanan  dan pemerdayaan masyarakat.

“Otonomi daerah berlandaskan pada prinsip demokrasi yang tak hanya demi pembangunan fisik belaka, namun juga kuaklitas manuisia Indonesia,” ujarnya.

Hal ini pula yang mendorong Fraksi NasDem DPR  menggelar se minar yang bertajuk otonomi daerah, di ruang KK V Gedung  Nusantara, Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (10/4).

Anggota Komisi II ini menekankan bahwa semangat otonomi daerah bukan ingin menatarkan Indonesia kepada sistem federalisme.  “Pemerintah daerah merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam pembangunan. Otonomi daerah menjaga kesatuan politik dan pemerintahan, namun tetap memperhatikan kebhinnekaan dan potensi daerah,” katanya.

Semimar  tersebut mengundang Peneliti LIPI, Syarif Hidayat, yang mencatat evaluasi reformasi setelah bergulir hampir dua dasawarsa. “Otonomi daerah adalah produk reformasi. Namun, selama ini reformasi masih sibuk pada upaya membangun insitusi negara saja dan luput dalam membangun masyarakatnya,” ucap Syarif.  (rizal/d)

Gambar: Susana seminar otonomi daerah (rizal)