Wednesday, 13 November 2019

Jokowi Silaturahmi dengan Pers di TVRI Senayan

Senin, 27 April 2015 — 22:51 WIB

SENAYAN – Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara silaturahim pers nasional, di Auditorium TVRI, Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2015).

Jokowi mengatakan. sangat senang menghadiri forum silaturahmi pers nasional. Sebab, menurutnya media sangat berperan penting dalam kehidupan berdemokrasi. Di mana, ia disuguhi opini yang sering mendorong perdebatan.

“Ini bagian dari pendewasaan demokrasi, tetapi kadang-kadang kita capek,” ujar dia. Selain itu, kata Jokowi, pers juga memiliki fungsi kontrol dalam pemerintahan.

“Saya tidak pagi, tidak malam, buka media mainstream, online, sampai media kecil saya baca semuanya, sehingga kalau dia nulis aneh-aneh yang melintir, saya makan semua. Karena, apa pun itu adalah fungsi kontrol,” lanjutnya.

Jokowi juga meminta Pers untuk mengubah pola pikir, di mana harus memiliki optimisme tinggi dan pemikiran positif bahwa negara akan menjadi kesatuan yang sejahtera, besar, dan martabat.

“Kalau kita mau yang datar-datar saja ya, kita akan datar terus, memang perlu loncatan dan keberanian untuk diperlukan akan saya putuskan,” kata dia.

Kemudian Jokowi mencontohkan penghapusan subsidi bahan bakar minyak. Subsidi itu, ia alihkan untuk sektor yang lebih produktif.

Dalam kesempatan tersebut presiden meminta insan pers memberikan pemberitaan yang akurat dan mencerahkan.

Ia menyebut hukuman mati sebagai sanksi tegas untuk bandar dan pengedar narkoba karena sekitar 50 warga negara Indonesia meninggal dunia dalam satu hari akibat narkoba. (toga/d)

Terbaru

Petugas memeriksa pengunjung Polres Jakarta Utara.
Rabu, 13/11/2019 — 16:14 WIB
Pengamanan di Polres Jakarta Utara Diperketat
Sejumlah kendaraan di pusat pemerintahan provinsi banten hancur tertimpa pohon saat kota serang dilanda hujan angin. (ist)
Rabu, 13/11/2019 — 15:46 WIB
Kota Serang Porak Poranda Diterjang Hujan Angin
Pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan.(ist)
Rabu, 13/11/2019 — 15:33 WIB
Bom Polrestabes Medan
Polisi: Pelaku Lilitkan Bom di Pinggang