Sunday, 15 December 2019

Kemendag Terapkan Diversifikasi Pasar Ekspor

Kamis, 30 April 2015 — 14:00 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Kementerian Perdagangan ciptakan strategi yang komprehensif untuk terus meningkatkan kinerja ekspor Indonesia sebagai upaya memenangkan persaingan di pasar global. Salah satunya dengan menerapkan diversifikasi pasar ekspor.

“Untuk meningkatkan ekspor, para pelaku usaha harus menerapkan penetrasi dan diversifikasi ke pasar-pasar di Asia, termasuk Korea Selatan (Korsel), Eropa, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, serta Australia-Oceania,” ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Srie Agustina yang juga selaku Plh. Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) di Jakarta Kamis (30/4).

Salah satu upaya yang dilakukan Ditjen PEN yaitu bekerjasama dengan ASEAN-Korea Centre (AKC) menggelar seminar “Product Development Workshop for Indonesian Furniture Manufacturers” yang diselenggarakan di Auditorium Kemendag, Jakarta, Kamis (30/4).

Menurut Srie, seminar tersebut ditujukan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para pelaku usaha Indonesia, khususnya furnitur, dalam meningkatkan kualitas dan desain produk yang sesuai dengan selera pasar serta memberikan panduan dalam menentukan strategi pemasaran yang efektif, termasuk prosedur ekspor.

“Mereka juga harus peka terhadap selera pasar yang sangat dipengaruhi oleh gaya hidup, ekonomi, sosial, dan budaya. Penguasaan dan pemanfaatan teknologi untuk menghasilkan produk yang berkualitas juga sangat diperlukan untuk memperbesar kemungkinan produk tersebut diterima oleh konsumen global,” lanjut Srie.

Para pembicara yang hadir pada seminar tersebut adalah para tenaga ahli dari Korea Selatan yang merupakan perwakilan dari perusahaan yang bergerak di bidang furnitur, yaitu Livart, Emons, In The Furniture, BizTech Consulting, dan K.Design. Para pembicara memaparkan potensi produk furnitur di Korsel dan hal-hal yang harus diperhatikan agar produk Indonesiadapat diterima di pasar Korsel, termasuk desain dan standar kualitas, serta berbagai ketentuan ekspor ke pasar Korsel. Selain itu, seminar tersebut juga akan dihadiri oleh Duta Besar Korsel untuk Indonesia Cho Tai-Young.

“Kami berharap melalui kegiatan ini para pelaku usaha Indonesia akan semakin terbuka wawasannya dan dapat berinovasi, serta meningkatkan kualitas produk-produknya,” imbuh Srie.

Para pengusaha furnitur diharapkan dapat menindaklanjuti hasil komunikasi yang telah dilakukan selama kegiatan business matching sehingga mampu memperluas jaringan pemasaran, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Di akhir kegiatan, dilakukan pertemuan bisnis antara para peserta dengan buyer. Selain memberikan informasi pasar Korsel, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan jejaring kerja sama bisnis antara pelaku usaha Indonesia dengan Korsel. Selain di Jakarta, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan pada 28 April 2015 di The Sunan Hotel Solo, Solo.

INDONESIA-KORSEL

Korsel merupakan salah satu negara tujuan ekspor utama bagi produk-produk Indonesia yang telah memiliki skema kesepakatan dalam bentuk ASEAN-Korea Free Trade Area (FTA).

Berdasarkan data Kemendag, fluktuasi nilai ekspor nonmigas Indonesia selama lima tahun terakhir berkisar dari USD 6,87 miliar pada 2010 dan menjadi USD 5,72 miliar pada 2014 dengan tren -5,73%. Hingga Februari 2015, nilai ekspor Indonesia telah mencapai USD 901,8 juta.

Khusus untuk produk furnitur, nilai ekspor Indonesia ke Korsel periode 2010-2014 mengalami peningkatan sebesar 10,95%. Pada 2010, nilai ekspor furnitur Indonesia ke Korea mencapai nilai USD 31,997 juta, sedangkan pada 2014 meningkat menjadi USD 51,434 juta.

(lina/sir)

Terbaru

Anggota Komisi I  DPR RI, Sukamta. (rizal)
Minggu, 15/12/2019 — 19:17 WIB
UU Kewarganegaraan Ancam Imigram Muslim
PKS Desak Pemerintah Panggil Kedubes India
CEO Sahara Farah menerima piagam penghargaan dari Muri atas pemecahan rekor Gebyar 10.000 Warung. (ist)
Minggu, 15/12/2019 — 18:55 WIB
Gelar GEBYAR 10.000 WARUNG, SAHARA Ukir Rekor MURI
Kabel utilitas di Pondok Ungu semrawut. (chotim)
Minggu, 15/12/2019 — 18:03 WIB
Kabel Utilitas di Pondok Ungu Semrawut