Monday, 09 December 2019

Golkar Terancam Tidak Bisa Ikut Pilkada

Sabtu, 2 Mei 2015 — 7:52 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar,  Akbar Tandjung khawatir Golkar tidak dapat mengikuti Pilkada  karena masih dalam proses hukum terkait konflik kepengurusan.
Padahal, pada 26 Juli 2015 nama calon kepala daerah harus sudah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum  (KPU).

“Kami khawatir betul apakah Golkar nanti bisa ikut pilkada,” kata Akbar di Jakarta, kemarin. Hanya tersisa waktu dua bulan untuk menyelesaikan proses hukum konflik Golkar.

Menurut dia, Ketua Umum Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie maupun versi Jakarta Agung Laksono enggan mengadakan musyawarah nasional gabungan. Kedua kubu menginginkan konflik diselesaikan melalui proses hukum.

“Kalau kita sepakati proses hukum, nanti kita tunggu proses hukum. Mudah-mudahan saja dalam waktu dua bulan bisa selesai,” kata Akbar.

Kekhawatiran tersebut, kata Akbar,  semakin menguat jika salah satu pihak menggugat putusan Pengadilan Tata Usaha Negara melalui banding dan kasasi. Ini akan semakin mengulur waktu solidnya Golkar untuk mengajukan calon kepala daerah. “Bayangkan kalau itu semua diikuti, bisa lama. Waktunya sudah mepet,” tandas Akbar.

DUALISME

KPU belum juga menuntaskan pembahasan Peraturan KPU (PKPU) tentang pencalonan dalam Pilkada 2015, terutama masalah dualisme kepengurusan partai politik. Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan, rekomendasi komisi II tentang dualisme kepengurusan itu tak mengikat.

“Kalau sudah kami tetapkan, apakah persis seperti komisi II, sama dengan komisi II atau berbeda, kami mempunyai hak untuk tidak sama atau berbeda, atau sama. Kalaupun sama jangan artikan kami dipengaruhi mereka atau intervensi mereka. Menurut hemat kami tidak (mengikat rekomendasi Komisi II-red) ” kata komisioner KPU Hadar Nafis Gumay.

Rekomendasi dimaksud adalah keputusan komisi II tentang dualisme kepengurusan partai politik, KPU diminta harus merujuk pada keputusan pengadilan paling akhir jika islah tak tercapai hingga masa pendaftaran 26-28 Juli mendatang. (rizal)