Tuesday, 12 November 2019

Menperin: Kawasan Industri di Timur Serap Investasi Rp155 Triliun

Sabtu, 2 Mei 2015 — 13:43 WIB
Foto-Menteri Perindustrian Saleh Husin

Foto-Menteri Perindustrian Saleh Husin

JAKARTA (Pos Kota) –  Pemerintah berharap dengan terbangunnya tujuh kawasan industri baru serta 11 sentra industri kecil dan menengah di kawasan timur Indonesia akan menyerap investasi sebesar Rp155 triliun dan merekrut tenaga kerja sebanyak 600.000 orang.

Menteri Perindustrian  Saleh Husin usai   kunjungan kerjanya ke Bitung, Sulawesi Utara, menjelaskan, Kementerian Perindustrian akan memfasilitasi pembangunan tujuh kawasan industri di wilayah timur Indonesia, yaitu di Bitung (Sulawesi Utara), Palu (Sulawesi Tengah), Morowali (Sulawesi Tengah), Konawe (Sulawesi Tenggara), Bantaeng (Sulawesi Selatan), Halmahera Timur (Maluku Utara), dan Teluk Bintuni (Papua Barat).

“Kami juga akan  akan membangun  11 sentra industri kecil dan menengah,” kata Saleh dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/5).

Khusus Kawasan Industri Bitung yang berada di kelurahan Tanjung Merah Bitung, Sulawesi Utara, Menperin mengatakan, kawasan akan dibangun di atas lahan seluas 534 Ha dengan harapan mampu menyerap investasi sebesar Rp. 2 triliun dan tenaga kerja sebanyak 90.000 orang.

Kawasan ini memiliki basis industri kelapa, perikanan, dan logistik. “Untuk di Provinsi Sulawesi Utara, Kemenperin telah memfasilitasi pengembangan Kawasan Industri Bitung sejak tahun 2008, dimana telah disusun dokumen perencanaan pengembangannya antara lain Masterplan Kawasan Industri, AMDAL, Rencana Strategis, dan Detail Engineering Design,” papar Menperin.

Saat ini, lanjutnya, status Kawasan Industri Bitung telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung. “Pada tahun 2015 akan dilaksanakan pembangunan fisik KEK Bitung dengan dana APBN-P berupa pembangunan jalan poros, gerbang kawasan dan kantor administrator KEK, serta penyiapan lahan kawasan,” tutur Menperin.

Dia  berharap,  baik Kawasan Ekonomi Khusus maupun Kawasan Industri Bitung benar-benar dapat diwujudkan dengan dukungan dari pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Bitung secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga Bitung akan segera menjadi kota industri baru sebagai motor penggerak Wilayah Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Utara. (tri/yo)

  • dae sukoro

    kirain sudah investasi segitu, tahunya baru harapan hik..