Saturday, 07 December 2019

Polisi Mintai Keterangan Pemilik Toko dan Pembeli Beras Plastik

Selasa, 19 Mei 2015 — 18:11 WIB
Contoh beras yang diduga berbahan sintetis plastik yang diunggah Dewi Septiani melalui Istagram.

Contoh beras yang diduga berbahan sintetis plastik yang diunggah Dewi Septiani melalui Istagram.

BEKASI (Pos Kota)-Kepolisian Resort Kota (Polresta) Bekasi Kota, sudah meminta keterang satu orang saksi, berkaitan ditemukannya beras sintetis di Perumahan Mutiara Gading, Mustikaya, Kota Bekasi, Selasa (19/5).

“Baru satu, itu pun pembeli,” ujar Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Rudi Setiawan, di Polsek Bantargebang, Selasa petang.

Pemilik toko dimintai keterangan  dari mana beras dibeli, “Ny Dewi, yang pertama kali mengetahui dia yang baru kami mintai keterangan,” ujar Rudi.

Karena sejauh ini hasil uji laboratorium, belum ketahuan, pihaknya hanya menunggu, “Soal hasil, nanti ada ahlinya yang bicara,” jelas Rudi.

Dia juga menilai, terlalu cepat menyimpulkan kalau beras yang ditemukan Ny Dewi adalah beras plastik (sintesis), “Nanti saja nunggu hasil pemeriksaan,” lanjutnya, sambil mengatakan semua akan dimintai keterangan, pedagang dan pembeli (Ny Dewi)

Kapolres juga mengimbau, masyarakat tetap tenang beri kesempatan polisi untuk bekerja untuk membuktikan kebenaran dan harus dibuktikan dengan keterangan ahlinya, “Untuk sementara toko berasnya ditutup dulu,” kata Kapolres.

Sebelumnya personel Koramil 05 Bantargebang dan Kodim 0507/Kota Bekasi mendatangi ke lokasi dan mengecek langsung kebenarannya.

“Kami melihat langsung dan mengecek ke warung Ibu Dewi. Diduga memang beras tersebut terbuat dari plastik karena banyak perbedaan,” ujar Danramil 05 Bantargebang, Kapten (inf) Sugiyono didampingi dua personel Babinsa Serma Guritno Serda Sumajianto.

Danramil meminta masyarakat  waspada terhadap peredaran beras yang diduga terbuat dari plastik ini. “Ada kemungkinan, tidak hanya satu toko beras yang diduga menjual beras plastik ini. Ada toko lainnya dan kami masih menelusuri penyuplai beras tersebut,” kata Sugiyono.

Meski begitu, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah terutama untuk menyakinkan kebenaran beras plastik tersebut.

“Kami masih perlu meyakinkan betul atau tidak beras tersebut dari plastik, biarlah petugas BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yang mengecek langsung untuk meneliti kandungan di dalamnya,” ujar Sugiyono. (Saban)