Thursday, 21 November 2019

Guru Diduga Lecehkan Tiga Murid Diperiksa Polisi

Rabu, 20 Mei 2015 — 21:27 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

CIPAYUNG (Pos Kota) – Tiga siswi SDN Cipayung, Jakarta Timur, menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan guru kelasnya. Alat kelamin korban diraba-raba guru yang mengajar di kelas 3 itu.

Tersangka  pria berusia 53 tahun berinisial Z sudah dilaporkan ke Polres Jakarta Timur, namun  masih mengajar di sekolah tersebut.

Kepala sekolah, Siti Khotijah saat dikonfirmasi mengatakan, atas peristiwa tersebut, pihak kepolisian sudah memeriksa Z. Menurutnya, guru tersebut pindahan dari SDN Kramatjati dan baru mengajar empat bulan. “Informasinya, ketiga korban pelecehan seksual itu masing-masing P, I dan N masing-masing berusia 10 tahun,” katanya, Rabu (20/5).

Menurut Khotijah, secara kedinasan kasus tersebut sudah ditangani secara interen. Dimana guru tersebut juga sudah diperiksa di kantor seksi kecamatan dan Sudin Pendidikan. “Kemarin juga polisi sudah memeriksanya dan meminta keterangan dari yang bersangkutan,” ujar Khotijah.

Khotijah juga menyebutkan, dari pengakuan Z, dirinya mengaku meraba-raba  korban menggunakan jari-jari tangannya. Ia sendiri mengaku tak menyangka kalau guru tersebut tega melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak didiknya sendiri. “Waktu kejadian guru-guru tidak ada yang tahu. Pasalnya, Z setiap hari selalu datang lebih awal dibanding guru lainnya,” ungkapnya.

Kasus itu sendiri, kata Khotijah, terungkap saat salah satu orangtua murid melaporkan pada pihak sekolah pada 8 Mei lalu. Atas laporan itulah, pihaknya langsung memanggil Z untuk dimintai keterangan. “Untuk mencegah kasus itu terulang, pihaknya melakukan pengawasan lebih ketat, dengan menempatkan petugas piket yang keliling ke setiap kelas setiap hari,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, Kompol TejoYuantoro,  membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya masih memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk korban dan terduga pelaku. “Sejauh ini, belum ada pihak yang ditetapkan tersangka atas kasus tersebut,” katanya.

“Sejauh ini, dua korbannya sudah menjalani visum namun belum ketahuan hasilnya. Sehingga polisi pun belum menahan dan menetapkan tersangka terhadap Z,” ungkap kasat. (Ifand/M7)

Terbaru

bri
Jumat, 22/11/2019 — 1:09 WIB
Panglima TNI Terima Kunjungan Direksi BRI
Wali Kota Depok Muhammad Idris saat melantik sekitar 55 orang administrator dan pengawas di lingkungan Kota Depok. (anton)
Kamis, 21/11/2019 — 23:34 WIB
Usai Mutasi, 55 ASN Depok Dilantik Mendadak
Indra Syafrie
Kamis, 21/11/2019 — 23:13 WIB
SEA Games 2019
Timnas Indonesia Tiba di Filipina