Thursday, 21 November 2019

Heboh Artis Melacur

Berkas Perkara Selesai, Mucikari Kelas Kakap Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Jumat, 29 Mei 2015 — 21:24 WIB
Robbi Abbas

Robbi Abbas

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Tidak sampai satu bulan, penyidik Kriminal Umum (Krimum) Polres Jakarta Selatan  menyelesaikan pemeriksaan tahap I terhadap kasus permucikarian kelas atas Robbi Abbas, 32, pada Rabu (3/6). Penyidik  segera melimpahkan berkas kasus RA ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan.

Kanit I Kriminal Umum Satreskrim Polrestro Jakarta Selatan, AKP Joynaldo mengatakan bahwa sebenarnya rencana penyerahan berkas kasus RA dilaksanakan pada Minggu ini. Namun, karena pihak kejaksaan sedang sibuk maka diundur. Namun, pihaknya sudah melakukan pemberkasaan tahap I untuk kasus RA. “Dalam minggu depan, kita nyerahin ke Kejaksaan berkas sudah dikirim,” kata pria yang akrab disapa Aldo di Mapolres Jaksel, Jumat (29/5).

Menurutnya beberapa saksi sudah diperiksa termasuk  dua orang dari 200 daftar nama ya‎ng ada di handphone Blackberry Q-5 milik RA yaitu AA (22), dan TM. Pihaknya, juga belum akan memanggil saksi tambahan dari kasus tersebut. “Saksi kan bukan hanya dari AA dan TM. Tapi, dari polisi yang menyamar sebagai pengguna jasa seks RA dan yang melakukan penangkapan terhadap RA dan AA,” tuturnya.

Untuk itu, kasus yang dikenakan hanyalah terhadap RA. Karena Kitab Undang-Undang Hukum Pidana di Indonesia ‎masih mengikuti zaman Belanda. Dimana, RA mendapatkan keuntungan dari praktek prostitusi yang dilakukan seseorang. “Pengacara RA sendiri sempat meminta penangguhan. Tapi, tidak kita lakukan,” ucapnya.

Menurutnya, pihak kepolisian hanya fokus terhadap kasus permucikarian RA saja. Sementara untuk pekerja seks komersial (PSK) di bawah naungan RA dan penggun‎a jasa PSK yang diduga dari kalangan anggota DPR tidak akan dikenai hukuman pidana. “Kita hanya fokus dalam kasus permucikarian yang dilakukan oleh RA,” ungkapnya.

TIGA JAM

Dalam pemeriksaan yang berlangsung tiga jam itu, TM sempat bertemu dengan RA untuk proses penyidikan. Menurutnya AKP Joynaldo kesaksian dari TM itu terkait kejahatan permucikarian yang dilakukan oleh RA.

Ia enggan menyebut profesi atau nama panjang dari saksi TM. Hal ini untuk menjaga privasi dari saksi. Menurutnya, TM hanya diperiksa sebagai saksi dan tidak ada hal yang lain. “Katanya TM bertemu dengan RA pas pemeriksaan. Tapi, laporannya belum lengkap sampai ke saya. Karena kemarin saat pemeriksaan saya sedang di Band‎ung,” katanya.

Menurutnya‎ pemanggilan pemeriksaan terhadap TM sesuai dengan 200 nama yang pernah disebutkan RA sebagai pekerja seks komersial (PSK) yang pernah dibawah naungannya. Tak hanya itu, nama TM sendiri ada di dalam handphone Blackberry Q-5 putih milik RA yang sedang diselidiki oleh pihak kepolisian. “Untuk pengungkapan kasus prostitusinya sedang dalam pengembangan. Namun, untuk kejahatan permucikarian RA dalam tahap I pemberkasaan yang akan segera dilimpahkan ke Kejari,” tuturnya.

Untuk saksi AA sendiri, kata dia, sudah mengenal sosok RA sejak satu tahun lalu. Sementara untuk TM, dia belum mendapatkan hasil laporan lengkap pemeriksaannya. “AA baru setahun kenal RA. Kalau TM belum baca pemeriksaan secara menyeluruh,” ungkapnya.‎ (adji)

Terbaru

bri
Jumat, 22/11/2019 — 1:09 WIB
Panglima TNI Terima Kunjungan Direksi BRI
Wali Kota Depok Muhammad Idris saat melantik sekitar 55 orang administrator dan pengawas di lingkungan Kota Depok. (anton)
Kamis, 21/11/2019 — 23:34 WIB
Usai Mutasi, 55 ASN Depok Dilantik Mendadak
Indra Syafrie
Kamis, 21/11/2019 — 23:13 WIB
SEA Games 2019
Timnas Indonesia Tiba di Filipina