Thursday, 21 November 2019

Produksi Kertas Indonesia Peringkat 9 Dunia

Jumat, 26 Juni 2015 — 13:25 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Industri kertas Indonesia masih berpotensi sebagai pemain dunia. Saat ini produksi industri kertas Indonesia menduduki peringkat 9 di dunia.

Hal tersebut dikatakan Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Tony Wenas dalam diskusi dengan Forum Wartawan Industri (Forwin).

Tony beralasan kondisi alam Indonesia yang tropis sangat mendukung dalam pengadaan bahan baku.

Dia mengatakan dari total lahan hutan yang ada di Indonesia, sebanyak 70 juta ha bisa dimanfaatkan sebagai produksi industri.

Saat ini, lanjutnya, ada 70 juta HTI (hutan tanaman industri), Namun dari jumlah tersebut hanya ada 10 juta ha HTI yang mendapat izin beroperasi dan yang. dikelola baru sebanyak 3,5 juta ha.

“Saya harap sebanyak 6,5 juta ha yang belum benar-benar dioperasikan, agar segera bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan produksi pulp dan kertas Indonesia,” ujarnya.

Padahal menurutnya kebutuhan serat hutan atau fiber sebagai bahan baku pulp dan kertas pada 2050 meningkat hingga 237 persen menjadi 2,7 miliar meter kubik dari sekarang yang ada hanya 800 juta meter kubik.

Mengutip data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), industri pulp dan kertas pada 2013 mencapai 7,9 juta ton untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pulp dan kertas sebesar 35,3 juta meter kubik.

“Ini harus ditingkatkan mengingat kebutuhan bahan baku pada 2017 mendatang meningkat 27,5 persen menjadi 45 juta meter kubik,” kata Tony.

Kondisi saat ini, meskipun memiliki sumber daya alam yang berlimpah dengan luas hutan sebanyak 135 juta ha tak membuat produksi kertas Indonesia menjadi pemain nomor wahid dunia.

Produksi pulp and paper (bubur kertas dan kertas) Indonesia nyatanya hanya mampu bertengger di posisi sembilan di bawah Amerika, Tiongkok, dan Brasil.

(tri/sir)