Thursday, 14 November 2019

Peserta BPJS Kesehatan Meningkat, Fasilitas Kesehatan Kurang Memadai

Rabu, 1 Juli 2015 — 17:15 WIB

JAKARTA (Pos Kota)- Meningkatnya jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan cepat dalam waktu 1,5 tahun menuntut penambahan jumlah fasilitas kesehatan (faskes). Dengan jumlah peserta mencapai 147,2 juta jiwa, fasilitas kesehatan yang sebelumnya bekerjasama dengan BPJS kurang memadai.

“Sebelum menjadi BPJS Kesehatan kami hanya melayani 16 juta peserta. Saat ini jumlah peserta yang kami kelola sudah 147,2 juta jiwa. Ini tentu membutuhkan penambahan fasilitas kesehatan dan tenaga medis,” kata kata Direktur Kepesertaan dan Pemasaran, Endang Tidarwatidi, sela penandatanganan kerjasma dengan PT Freeport kemarin.

Diakui Endang, ketersediaan fasilitas kesehatan berikut persebarannya menjadi persoalan tersendiri yang kini dihadapi oleh BPJS Kesehatan. Situasi tersebut harus segera dicarikan solusinya agar pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan bisa terus ditingkatkan.

Menurutnya fasilitas kesehatan harus memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan peserta pada setiap wilayah. Khusus fasilitas kesehatan tingkat pertama harus dapat memenuhi kebutuhan dengan jumlah peserta terdaftar yakni rasio jumlah dokter dibanding peserta adalah 1:4000 pada 2019.

Untuk mengatasi persoalan tersebut Endang mengatakan BPJS Kesehatan antara lain terus berupaya mempercepat kerjasama klinik BUMN.

Sampai saat ini BPJS Kesehatan telah melakukan kerjasama dengan 23.653 fasilitas kesehatan yang terdiri dari 19.304 faskes primer, 1.771 faskes lanjutan dan 2.578 faskes penunjang. (inung)