Thursday, 21 November 2019

Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Sawah Gagal Panen

Sabtu, 4 Juli 2015 — 15:10 WIB

BOGOR (Pos Kota) –  Kemarau panjang berdampak pada kekeringan ratusan hektar areal sawah di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor. Kondisi ini mengakibatkan petani mengalami puso atau gagal panen.

Perkiraan gagal panen, karena mengacu pada usia tanaman padi yang sudah mencapai 1,5 bulan. Usia ini menurut petani, seharusnya padi sudah mulai bunting. Namun yang kini terjadi, padi tumbuh kerdil dan menguning.

Nur Handi,  42, petani asal Desa/Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor mengaku, ia dan lainnya pasrah dengan kondisi ini. Ia menyatakan, kekeringan tahun ini merupakan siklus lima tahunan. “Sawah sudah kering dan retak-retak dengan dedalam 3-10 cm,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor, Siti Nuriyanti menyatakan, kekeringan sudah melanda wilayah Bogor Timur yang merupakan sentra beras seperti kecamatan Cariu, Tanjungsari, Jonggol, Sukamakmur. Dari wilayah ini, petani bisa memproduksi sekitar 138.600 ton gabah kering giling setiap panen.

“Jika dua pekan ke depan tidak ada air, maka kemungkinan besar gagal panen. Jika ini terjadi, maka akan terjadi penurunan produksi beras 66,6 ton gabah kering giling,” paparnya. (yopi/yo)

 

  • Mangap

    Ini baru mulai kekeringan sampai bulan November. karena pengaruh El Nino. Harus diantisipasi