Thursday, 14 November 2019

Selama Puasa 271 Preman Dijaring Polda Lampung

Selasa, 7 Juli 2015 — 6:38 WIB
Kapolda Lampung, Brigjen Pol. Edward Syah Pernong mengatakan 271 preman diamankan

Kapolda Lampung, Brigjen Pol. Edward Syah Pernong mengatakan 271 preman diamankan

LAMPUNG (Pos Kota) – Bulan puasa  271 tersangka preman dan penjahat jalanan diamankan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, pada  Senin (6/7).

Kapolda Lampung, Brigjen Pol. Edward Syah Pernong mengatakan, ungkap kasus 80 hari dari pencapaian program prioritas Kapolri .

Selain itu, ini juga merupakan tugas pokok Polri sesuai  dengan Undang-undang No.2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yaitu, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Adapun hasil pelaksanaan program prioritas Kapolri dalam bidang pemberantasan premanisme dan kejahatan jalanan Polda Lampung dan jajaran telah berhasil mengungkap sebanyak 158 kasus diantaranya 271 tersangka preman, data ungkap kasus perjudian jumlah laporan polisi sebanyak 7 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 13 orang, telah dinyatakan lengkap (P21) sebanyak 1 kasus dan yang masih proses sidik sebanyak 119.

Mengenai ungkap kasus kepemilikan senjata api, itu merupakan hasil swiping dan tertangkap tangan saat pelaku melakukan tindak kejahatan.

Barang bukti yang disita berupa, 36 bilah senjata tajam, 23 pucuk senjata api, 62 unit motor, uang tunai Rp. 3.059.000 dan lain-lain.

“Seluruh barang bukti senpi itu adalah rakitan. “Perlu diingat dari data yang dihimpun, senpi rakitan itu bukan berasal dari Lampung melainkan dari Sumatera Selatan,”kata Edward Syah Pernong.

Terkait permasalah jaminan kemanan untuk masyarakat yang melintas di Jalinsum, perlu diketahui bukan jaminan utuh. Tetapi pihaknya telah melakukan berbagai upaya termasuk antisipasi dengan cara mengerahkan sebanyak 1500 personel untuk melakukan penjagaan dan pengamanan khususnya dalam operasi Ketupat Krakatau 2015.

“Jelasnya, Polisi bertugas akan menjaga keamanan dan menciptakan kenyamanan, jika itu terwujud masyarakat yang ceria,”ungkapnya.(Koesma)