Tuesday, 22 October 2019

Musim Kemarau Mulai Merusak Taman di Ibukota

Rabu, 29 Juli 2015 — 2:03 WIB
Taman Mengering

GAMBIR (Pos Kota) – Musim kemarau panjang mengakibatkan sebagian besar taman yang ada di wilayah Jakarta Pusat, mengering dan mati. Tak hanya itu, potensi mengeringnya fasilitas umum tersebut juga kian diperparah karena minimnya penyiraman air yang dilakukan petugas Sudin Pertananaman dan Pemakaman.

Pantauan Pos Kota, Selasa (28/7), sejumlah taman di wilayah Jakarta Pusat yang mengering seperti Taman Gunung Agung di Jalan Kwitang, Senen, taman di Jalan Sultan Syahrir, Menteng, taman di Jalan Salemba Raya, Senen, dan taman di Jalan Medan Merdeka.

Selain beberapa tamanan yang ditamannya mengering dan mati, rumput-rumput yang sebelumnya hijau pun ikut mengering serta tanahnya mengeras. Kondisi tersebut, banyak disayangkan warga lantaran keberadaan taman di Ibukota sangat bermanfaat.

“Harusnya musim panas seperti ini taman-taman bisa menjadi lokasi berteduh warga ibukota, tetapi nyatanya banyak taman tanamannya mengering karena kurangnya perawatan dari pemerintah,” sesal Ny.Novita, 32, warga Jalan Kwitang, Senen, Jakpus.

Sementara itu, Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, megatakan bahwa pihaknya tetap melakukan penyiraman rutin terlebih pada saat musim kemarau saat ini. “Hanya saja memang mobil tangki air untuk menyiram taman yang dimilik Sudin Pertananaman dan Pemakanan terbatas,” ucapnya saat dihubungi.

Meski demikian, sambungnya, untuk mengatasi kekurangan kendaraan tersebut dirinya telah meminta bantuan Sudin Pemadam Kebakaran serta Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. (deny/d)

foto : Petugas kebersihan tengah membersihkan sejumlah tanaman yang mati dan mengering di Taman Gunung Agung, Senen. (deny)