Thursday, 14 November 2019

Taufik Hidayat dan LLP Ingin Bulutangkis Makin Mendunia

Selasa, 18 Agustus 2015 — 9:03 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Peraih medali emas Olimpiade 2004, Taufik Hidayat ingin terus mengembangkan olahraga bulutangkis lebih mendunia melalui Yonex Legends Vision 2015 di Jakarta.

Kegiatan yang mempertemukan empat atlet bulutangkis legendaris, Taufik Hidayat dan LLP, yakni Lee Chong Wei (Malaysia), Lin Dan (Tiongkok), dan Peter Gade (Denmark) itu menjadi sarana bagi mereka menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan sumbangsih dalam menunjang prestasi dan mengubah bulutangkis menjadi fenomena global.

Taufik Hidayat, yang menjamu Lin Dan, Chong Wei, dan Peter Gade mengatakan olahraga yang telah membesarkan namanya itu masih memiliki potensi besar untuk terus berkembang, meski sudah dipertandingkan di Olimpiade.
“Bagi Indonesia, Tiongkok, Malaysia, dan Denmark, bulutangkis mungkin sudah dikenal dengan cukup luas. Namun, kami masih ingin terus memperkenalkan bulutangkis, bahkan ke negara-negara kecil yang belum mengenal bulutangkis,” kata Taufik.

MAKIN MENDUNIA

“Sesuai visi saya adalah bagaimana agar cabang bulutangkis makin mendunia dan berkembang ke seluruh penjuru dunia. Sebagai pemain yang didukung Yonex, saya pun ingin mempromosikan cabang bulutangkis ke sejumlah negara. Untuk awalnya kami baru dan akan melakukan kegiatan seperti ini ke negara-negara seperti Tiongkok, Indonesia, Denmark, dan Malaysia,” jelas juara dunia 2005 itu.

Yonex Legends Vision 2015 dibuka dengan pertandingan eksebisi antara Taufik berpasangan dengan Chong Wei menang atas juara dunia 2015, Hendra Ahsan/Mohammad Ahsan 11-10. Chong Wei/ Gade mengalahkan Chandra Wijaya/Rexy Mainaky 11-8. Taufik/ Gade memang atas Hendra/Ahsan 11-6.

“Kami menggelar pertandingan seperti ini untuk lebih memotivasi para siswa untuk menjadi legenda seperti kami,” ungkap Taufik.

Selain partai eksebisi, beberapa siswa, yakni dari SMP 23 Jakarta, SMP 60 Jakarta, SMP 1 Jaktim, dan SMP 19 Bekasi berkesempatan menghadapi para legenda tersebut, dan mendapat coaching clinic.

(junius/si)