Monday, 14 October 2019

Bambang Soesatyo: DPR ke Kampanye Donald Trump Tak Elok

Selasa, 8 September 2015 — 13:19 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Sekretaris Fraksi Golkar DPR Bambang Soesatyo mengatakan, fraksinya belum mengambil langkah soal pertemuan Ketua DPR Setya Novanto dengan kandidat presiden AS Donald Trump. Sebab katanya, masih menunggu penjelasan anggota Fraksi Partai Golkar yang bertemu Trump.

“Maklumlah para pimpinan DPR itu belum satu tahun menjabat. Mungkin masih mencari bentuk dan format. Kalau ada salah-salah kata atau salah-salah langkah, dengan segala kerendahan hati mohon dimaafkanlah,” kata Bambang dalam saat dihubungi, Selasa (8/9).

Bambang menakui bahwa kunjungan pimpinan DPR ke kampanye Donald Trump tak elok karena masih ada kandidat lainnya. Fraksi Partai Golkar pun tidak bisa menghalang-halangi para anggota fraksi lain yang ingin melapor ke Mahkamah Kehormatan Dewan.

“Lebih dari itu, yang juga patut disesalkan adalah profil Trump sendiri yang bagi masyarakat Indonesia kurang positif, yakni raja judi, rasis, dan distigma anti-Islam,” ucap Bambang.

Bambang menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme, kebijakan, pertimbangan, dan keputusan MKD. Namun, Bambang berharap sanksi MKD maksimal hanya teguran

Terkait sikap Fraksi Golkar sendiri, Bambang juga mengaku belum bisa menentukan. Sebab, Fraksi Golkar masih menunggu penjelasan anggotanya yang hadir dalam kampanye Trump.

Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI telah melakukan rapat internal terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Setya dan Wakil Ketua Fadli Zon saat kehadiran keduanya dalam acara jumpa pers yang digelar Trump.

Dalam rapat yang berlangsung tertutup itu, MKD memutuskan bakal memproses Novanto dan Fadli meskipun tanpa aduan.

Selain Novanto, ada pula Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin, Ketua Badan Urusan Rumah Tangga Roem Kono, Wakil Ketua Komisi I Tantowi Yahya, Wakil Ketua Komisi VII Setya Yudha, anggota Komisi IV Robert Jopy Kardinal, dan anggota Komisi V Markus Nari.

(rizal/sir)