Thursday, 14 November 2019

Tabrak Pengemudi Go-Jek dan Istri Hingga Tewas

Ahok Perintahkan Izin Trayek ‘Kopaja Maut’ Dicabut

Rabu, 16 September 2015 — 22:10 WIB
Kopaja yang menabrak motor dan Toyota Avanza dirusak massa

Kopaja yang menabrak motor dan Toyota Avanza dirusak massa

JAKARTA (Pos Kota) – Aksi ugal-ugalan Kopaja S- 612 jurusan Kampung Melayu-Ragunan yang menabrak pengemudi Go-Jek dan Toyota Avanza hingga suami istri tewas membuat geram Gubernur DKI, Ahok. Orang nomor satu di ibukota inipun langsung memerintahkan  Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI untuk mencabut trayek operasi kopaja tersebut.

Ancaman pencabutan trayek operasi ini disebutnya bukan hanya isapan jempol. Dishub DKI sudah memasukkan laporan beberapa bus yang ditarik izin operasinya.

Menurut Ahok, sikap tegas ini ia lakukan untuk membuat efek jera kepada angkutan yang tidak mampu memperbaiki layanannya.

Tidak hanya itu, hal inipun sebagai bukti bahwa Pemprov DKI tidak lagi bergantung pada operator angkutan yang memang tidak mampu memenuhi kenyamanan dan keamanan. Pasalnya orang nomor satu di ibukota ini menilai keberadaan angkutan yang reot terbukti tidaklah mampu menyelesaikan masalah kemacetan Jakarta.

“Sekarang saya lebih memilih kekurangan bus daripada membiarkan Kopaja atau Metromini yang tidak layak terus beroperasi. Karena bus yang kurang layak akhirnya orang memilih naik kendaraan pribadi. Saya bilang sama Dishub, kandangin. Buang. Mereka sombong, bus kita nggak cukup jadi kita nggak bisa buang. Tapi kalau sekarang dibuang saja. Toh sekarang buang saja. Mending nggak ada bus,”  kata Ahok di Balaikota, Rabu (16/9).

Seperti diketahui Kopaja 612 Kp Melayu-Ragunan melaju kencang dan menabrak motor serta mobil Avanza di Jalan Warung Buncit Raya, Jaksel. Pengendara sepeda motor yang bekerja sebagai pengemudi Go-Jek dan istri yang diboncengnya tewas. Sopir Kopaja mengaku tidak bisa mengerem kendaraan karena remnya terganjal botol air mineral.(Guruh)

Terbaru

ilustrasi
Jumat, 15/11/2019 — 6:34 WIB
Habisi Anak-Istri, Bapak 2 Anak Gagal Mati
Jumat, 15/11/2019 — 6:20 WIB
Regulasi Skuter Listrik
Pasukan biru Satpel SDA Kecamatan Kembangan menguras saluran tertutup dengan ketebalan lumpur 40 cm di saluran Phb Taman Kota di Kelurahan Kembangan Utara, Jakbar. (Rachmi)
Jumat, 15/11/2019 — 6:06 WIB
Pasukan Biru Kuras 324 Saluran di Kembangan
ayo
Jumat, 15/11/2019 — 5:32 WIB
Biadab, Biadab, Biadaaabbb!