Monday, 21 October 2019

Komisaris PT BBJ Dituntut Jaksa KPK 3 Tahun Penjara

Rabu, 16 September 2015 — 20:47 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Komisaris PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), Hasan Wijaya, pidana penjara 3 tahun dan denda Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan.

“Kami penuntut umum menuntut supaya majelis hakim Pengadilan Tipikor yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan, menyatakan terdakwa Hasan Wijaya telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama,” kata Jaksa KPK, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (16/9).

Menurut Jaksa KPK, Hasan bersalah melakukan korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, sebagaimana dakwaan primer.

Jaksa juga mempertimbangkan hal-hal yang meringankan, yakni terdakwa Hasan Wijaya dinilai bersikap sopan selama di persidangan, belum pernah dihukum, dan mengakui perbuatannya. “Untuk hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa dilakukan di saat negara sedang giat-giatnya memberantas korupsi,” imbuh jaksa. (yulian)

Terbaru

Kasatpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan.  (wandi)
Senin, 21/10/2019 — 8:55 WIB
Soal Panti Pijat Plus-Plus, Satpol PP Siap Sidak
Ilustrasi
Senin, 21/10/2019 — 8:45 WIB
Putus Sudah Urat Malunya
Joko Widodo mengucapkan sumpah jabatan saat pelantikannya sebagai Presiden RI periode 2019-2024. (timyadi)
Senin, 21/10/2019 — 8:17 WIB
Jangan Asal Pilih Menteri
Ilustrasi
Senin, 21/10/2019 — 8:04 WIB
Pemuda Curi HP Penghuni Rumah yang Tidur Pulas