Monday, 21 October 2019

Tembok Bangunan Puskesmas Rubuh Timpa Tiga Pekerja

Rabu, 30 September 2015 — 20:09 WIB
Korban tembok puskemas rubuh diobati di RS Sukmul Tanjung Priok (ilham)

Korban tembok puskemas rubuh diobati di RS Sukmul Tanjung Priok (ilham)

TANJUNG PRIOK (Pos Kota)  – Tiga pengawas dan pekerja bangunan tertimpa tembok  yang rubuh dari lantai empat proyek Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok, Jalan Bugis, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (30/9). Akibatnya, tiga korban, Timbul Silitonga, 35, Madi, 38, dan Jentak Pardosi, 35  luka sobek di kepala serta tangan dan dirawat di RS Suka Mulia (Sukmul) Tanjung Priok.

Rubuhnya tembok bata yang masih dalam pengerjaan itu diduga miring dan tidak kokoh saat tiupan angin. Batu batu tersebut kemudian jatuh menimpa batang pohon lalu menimpa pekerja. “Dugaan sementara, bata tidak kokoh tertiup angin lalu rubuh,” kata Bambang Suhaeri, Kasudin Kesehatan Jakarta Utara.

“Hari ini, kami segera mintai keterangan dari pelaksana dan konsultan Bahana Nusantara , Kami juga akan berkoordinasi dengan beberapa dinas terkait, nantinya apakah kejadian ini merupakan kelalaian pelaksana atau murni faktor alam, belum bisa kami simpulkan,” sambungnya.

Kecelakaan kerja itu terjadi, sekira pukul 14.00 wib, saat itu dua pengawas dan satu pekerja, Timbul Silitonga, Madi dan Jintak Pardosi, sedang mengawasi pekerja dari sisi luar bangunan di lantai dasar. Tiba-tiba angin kencang batu bata yang masih dalam pengerjaan rubuh dan menimpa tiga korban. “Mereka sedang mengawasi dan satu sedang bekerja mengangkat pipa air,” Viktor, 51 pengawas bangunan.

Proyek pembangunan puskesmas rawat inap yang dikerjakan oleh PT. Boriandy Putra, merupakan proyek lanjutan tahun 2014. Berdasarkan papan informasi proyek yang terpampang di halaman depan, tertulis proyek pembangunan Tahun 2015 itu dikerjakan mulai 14 Agustus dan selesai pada 11 Desember 2015.

Dokter IGD RS Sukmul, Dokter Ayu, yang menangani ketiga pasien korban kecelakaan kerja ini mengaku secara fisik ketiga korban masih dalam keadaan baik. Meski terdapat beberapa luka . “Saat ini kami lakukan observasi selama dua jam, ada beberapa jahitan di kepala dan lecet di  tangan, setelah rontgen kalau dinyatakan baik, mereka sudah bisa pulang hari ini,” jelas Dia.

Di lokasi reruntuhan, dahan pohon tumbang setinggi kira-kira 5 meter yang mengenai bangunan di lantai dasar, namun jarak antara pohon tumbang dengan posisi korban sekira 12 meter jauhnya, dan tepat di lokasi korban terdapat material batu bata merah yang berserakan dan dua slub besi sepanjang kira-kira 8 meter. Di dekat batang itu, ada dua helm putih dan noda darah.

Polsek Tanjung Priok masih memeriksa saksi-saksi termasuk pekerja proyek Puskesmas Tanjung Priok. (ilham