Monday, 14 October 2019

Sindikat Narkoba Internasional Ditangkap Disita 47 Kg Shabu dan 520 Ribu Butir Ekstasi

Rabu, 7 Oktober 2015 — 14:57 WIB
Kepala BNN, Komjen Budi Waseso bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian menunjukkan barang bukti shabu dan ekstasi hasil tangkapan bulan September. (ilham)

Kepala BNN, Komjen Budi Waseso bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian menunjukkan barang bukti shabu dan ekstasi hasil tangkapan bulan September. (ilham)

JAKARTA (Pos Kota) – Sindikat narkotika internasional jalur laut dibongkar Direktorat Reskrim Narkoba Polda Metro Jaya. Tiga dari empat  warga negara asing (WNA) asal Nigeria dan Tiongkok, seorang tersangka warga Negara Indonesia dibekuk. Dari tersangka polisi menyita 47 kg shabu, dan 520 ribu butir ekstasi senilai 266, 5 miliar.

“Narkotika ini dibawa dari Tiongkok tujuan Indonesia. Penangkapan narkoba ini kita lakukan di bulan September dan dapat menyelamakan anak bangsa sekitar 755 ribu jiwa,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian. Rabi (7/10).

Tito menjelaskan, penangkapan jaringan narkotika tersebut dari laporan masyarakata bahwa ada peredaran narkotika menggunakan jasa ekspedisi dari Guangzho, Tiongkok ke Indonesia. Laporan itu kemudian ditindak lanjuti anggota Unit II Subdit III Dirresnarkoba Polda Metro Jaya dipimpin, Kompol Guntur M. Tarik dengan melakukan penyelidikan.

Pada 15 September, sekitar pukul:13.00 wib kemudian memeriksa pergudangan Pusat Bisnis Elang Laut, Blok E2, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarat Utara menemukan paket berupa koli berisi tas tangan wanita yang didalamnya terdapat 15 kg shabu. “Dari hasil pemeriksaan paket tersebut ditujukan kepada seseorang berinisial NV, namun dialaihkan ke SS dengan alamat Kampung Sentul III, RT02/03, Pulo Jaya, Lemah Abang Wadas, Karawang,” tukasnya.

Petugas kemdian menyamar dengan mengantar paket barang haram tersebut ke alamat yang dimaksud. Sesampai di lokasi barang tersebut di terima oleh HW. Dari keterangan HW ia menerima barang paket itu atas suruhan anaknya SS. Dan SS akhirnya diciduk di Taman JAtisari Permai, Jalan Onix Blok Y, RT03/012, Jatiasih, Bekasi.

Ditempat terpisah petugas juga 520 ribu butir pil ekstasi di kamar 1123 Apertemen Ibis yang diketahui dihuni WNA Hngkong berinisial LCK. Ketika petugas merengsek masuk berhasil mengamankan YMF, WNA Hongkong, sedangka LCK masih dalam pengejaran. Ketika dilakukan penggeledahan petugas menemukan 52 bungkus plastik silver berisi 10 ribu butir ekstasi di atas tempat tidur dengan jumlah total 520 ribu butir ekstasi.(ilham)