Wednesday, 13 November 2019

Meriah Perayaan Tahun Baru Islam di TMII

Selasa, 13 Oktober 2015 — 22:19 WIB
Gerebek tumpeng jadi rangkaian acara perayaan Tahun Baru Islam 1437 Hijriah di TMII. (Ifand)

Gerebek tumpeng jadi rangkaian acara perayaan Tahun Baru Islam 1437 Hijriah di TMII. (Ifand)

CIPAYUNG (Pos Kota) – Perayaan Tahun Baru Islam 1437 Hijriah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (13/10), berlangsung meriah. Sebanyak 250 tumpeng dibagikan kepada 1000 warga dan pengunjung.

Direktur Kebudayaan TMII, Ade F Meyliala mengatakan, 250 tumpeng ini sebagai bentuk syukur atas perayaan Tahun Baru 1437 Hijriah.

“Di Indonesia, tumpengan ini merupakan acara selamatan. Jadi dengan perayaan Tahun Baru Islam ini, kami sengaja menyiapkan ratusan tumpeng untuk selamatan,” kata Ade, Selasa (13/10).

Menurutnya, kegiatan itu sendiri rutin digelar setiap tahunnya. Dimana sebelum dilakukan grebek tumpeng, pihaknya bersama komunitas kebudayaan se Indonesia menggelar kirab Agung Suro. “Dalam pelaksanaan itu juga, kami menampilkan iring-iringan kebo bule, dan iring-iringan pasukan dari beberapa kerajaan di Indonesia,” ujarnya.

Selain menggelar acara Kirab Agung Suro, berbagai rangkaian acara juga disiapkan pihaknya. Mulai dari cuci keris yang dilakukan di museum pusaka dan pagelaran wayang kulit. “Semua acara akan dapat disaksikan mulai dari 14 Oktober hingga 18 Oktober mendatang,” papar Ade.

INGAT KAMPUNG HALAMAN

Laksmi, 41, pengunjung TMII, mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut. Pasalnya, acara Kirab Agung Suro yang digelar, saat ini sudah sangat jarang ditemukan. “Selama ini di Jakarta sudah sangat sulit menemukan acara kebudayaan seperti ini,” ungkapnya.

Dikatakan ibu yang datang bersama anak dan suaminya itu, dengan diadakannya acara tersebut dirinya menjadi ingat kampung halaman. Pasalnya, acara Kirab dengan menampilkan iring-iringan pasukan hingga “kebo bule” hanya ada di Yogyakarta. “Kalau lihat acara ini jadi ingat kampung halaman. Makanya ini sekaligus mengobati kangen,” ujarnya. (Ifand)