Sunday, 08 December 2019

12 Gurandil di Pongkor Diduga Tewas

Selasa, 27 Oktober 2015 — 20:25 WIB
Gung Pongkor di Bogor

Gung Pongkor di Bogor

BOGOR (Pos Kota) – Sebanyak 12  penambang emas tanpa ijin (PETI) yang dikenal gurandil tewas tertimbun dalam lubang di kawasan Gunung Pongkor desa Bantar Karet Kabupaten Bogor, Jawa Barat  Selasa (27/10).

Area galian  di lubang Kunti, sisi Blok Gunung Butak. Menuju lokasi longsor yang menelan 12 gurandil butuh  satu jam dari kantor PT Antam jika jalan kaki.

Berdasarkan keterangan saksi, gurandil yang tertimbun dan diuga  tewas ini adalah,

1. Ade,warga Kampung Pasir Maung, Desa Parakan Muncang

2. Yogi, warga Kampung Pasir Maung, Desa Parakan Muncang

3. Ukon, warga Kampung Pasir Maung, Desa Parakan Muncang

4. Solikin, warga Kampung  Liut, desa Kalong Liut,

5. Roy,  warga Kampung  Liut, desa Kalong Liut,

6. Handi, warga Kampung  Liut, desa Kalong Liut

7. Didi, warga Kampung  Liut, desa Kalong Liut

8. Mista, warga Kampung  Liut, desa Kalong Liut,

9. Junet, warga Kampung Tangseng, Sukajaya, Cigudeg.

10. Indra, warga Kampung Legok Cauk, Desa Curuk Bitung,

11. Holil warga Kampung Legok Cauk, Desa Curuk Bitung,

12. Ajit,  warga Kampung Cibeber Kidul, Desa Curug Bitung.

“Semuanya tertimbun longsor galian. Saat tanah turun, mereka sedang menggali di dalam. Tidak ada yang berhasil keluar,”kata AKBP Suyudi Ario Seto, Kapolres Bogor Selasa malam.

Langkah Polres Bogor dan Polsek Nanggung dibantu Polsek terdekat, yakni mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan TKP.

Kepolisian lalu berkoordinasi dengan manajemen PT Antam dan tokoh masyarakat setempat untuk melakukan evakuasi Korban.

Ditambahkan AKBP Suyudi, pihaknya sudah berkali-kali mengimbau  agar warga berhenti menjadi penambang liar dengan merusak alam. Karena akibat galian yang tidak sesuai standar, akan mengakibatkan bencana alam selain nyawa menjadi taruhannya.

AKBP Suyudi menamahkan,  kemiringan lokasi galian yang menimbun belasan gurandil berada di  100-120 derajat dimana sebelah kirinya jurang dan sebelah kanan tebing longsoran. “Diduga longsor karena kondisi hujan deras,”paparnya.

Kini tim evakuasi diawa komando Kabag Ops Polres Bogor,  Kompol. Imron Dermawan belum bisa bergerak menuju lokasi, karena situasi gelap. “Selain gelap, jalannya sangat licin. Anggota evakuasi sudah berada di kantor Antam,”ujar Kapolres.

Informasi yang diperoleh dari Iwan dan Evi, dua karyawan PT Antam, jika pihaknya sudah melakukan pengecekan kelokasi sekitar pukul 12.00 siang tadi. “Pada saat di lokasi, sudah ada warga yang berusaha melakukan evakuasi. Ada 12 gurandil tertimbun. Mereka tidak bisa keluar, karena lubang saat mereka masuk, sudah tertimbun,”kata Iwan.

Dari penglihatan mata di lokasi, Iwan menegaskan, jika lubang hanya selebar 50 Cm yang dipakai PETI untuk masuk ke perut bumi untuk menggali emas. (yopi)