Sunday, 15 December 2019

Sejumlah Turap Ambrol di Jakarta Utara

Kamis, 29 Oktober 2015 — 22:34 WIB
Turap - Jule Putra01

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Sejumlah turap di wilayah Jakarta Utara kembali ambrol. Kali ini, masalah tersebut terjadi di bibir Kali Sungai Tiram, di Jl. RE Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menurut informasi di lapangan, ambrolnya turap di sekitar saringan sampah Kali Sungai Tiram tersebut terjadi setelah adanya kegiatan pengerukan lumpur. Diduga kondisi itu akibat bagian bawah turap tak bisa menahan hingga terjadi longsor di bibir kali yang tak jauh dari Gedung Pompa Sunter Utara.

Panjang turap yang ambrol di sana diperkirakan mencapai lebih dari 10 meter. Di sekitar turap pun, kontur tanah nampak menurun.

Alex, 40, warga sekitar menuturkan, ambrolnya turap di sana terjadi sejak hampir dua pekan lalu. Namun, hingga kini belum ada petugas terkait yang memperbaikinya.

“Turap ambrol karena ada pengerukan lumpur. Jadi saat sedimen di bagian dasar kali atau tepatnya di bawah turap dikeruk, bawah turap seperti tak ada penahan jadinya ambrol. Dikeruk lagi, makin nambah parah ambrolnya. Udah semingguan lebih tak ada perbaikkan, dibiarkan saja seperti ini,” katanya, Kamis (29/10/2015).

Ia lantas cemas apabila tak segera diperbaiki akan mengikis bibir kali hingga menyebabkan banjir. “Sebentar lagi musim hujan, kalau enggak cepat-cepat diperbaiki air di kali bisa meluap,” sambungnya.

Turap - Jule Putra02

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Tata Air Jakarta Utara, Kasna mengatakan, kegiatan pengerukan di kali tersebut dilakukan oleh Dinas Tata Air DKI Jakarta sebagai upaya mengantisipasi banjir mengingat banyaknya lumpur yang sudah mengendap. Meski begitu, ia berjanji akan membantu perbaikan turap setelah pengerukan rampung.

“Akan diperbaiki setelah pekerjaan pengerukan selesai. Ini kegiatan bidang aliran timur Dinas Tata Air,” katanya, saat dikonfirmasi, Kamis (29/10/2015).

Kasna menambahkan, hal yang sama juga akan dilakukan terhadap abrolnya turap di Kali Ancol. “Termasuk turap Kali Ancol dengan Hailai, sama seperti itu,” imbuhnya.

Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi menegaskan akan selalu memonitor pekerjaan pengerukan kali di wilayahnya. Termasuk ambrolnya turap yang disebabkan oleh kegiatan tersebut.

“Saya tetap memonitor ini. Nanti setelah pengerukan selesai, kira-kira satu bulan lagi, alat berat ditarik keluar dari kali dan turap akan diperbaiki lagi sebagaimana sedia kala,” katanya.

Sebelumnya, turap di Kali Ancol, Jl. RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara pun ambrol, Minggu (25/10). Kondisi itu terjadi seiring dilakukannya pengerukan lumpur di kali tersebut. (julian/d)