Sunday, 15 December 2019

Dewi Sandra Ajak Atasi Kabut Asap

Minggu, 1 November 2015 — 8:15 WIB
Dwi Sandra. Ia berharap pemerintah dan warga bergandengan tangan mencari solusi tepat mengatasi kabut asap. (PNJ-30)

Dwi Sandra. Ia berharap pemerintah dan warga bergandengan tangan mencari solusi tepat mengatasi kabut asap. (PNJ-30)

JAKARTA (Pos Kota) – Persoalan kabut asap yang membuat banyak warga di sejumlah daerah sengsara juga menjadi perhatian Dewi Sandra. Namun artis cantik berhijab ini enggan ikut ribut mencari biang kerok kekalahan. Ia lebih peduli mencari solusinya.

Penyanyi soundtrack film Air Mata Surga ini mengajak masyarakat dan pemerintah bergandengan tangan mencari solusi tepat atas terjadinya kebakaran hutan. “Sekarang yang kita butuhkan adalah solusi yang tepat. Mudah-mudahan pemerintah dan warga negara Indonesia semuanya akan bergandengan tangan sama-sama tanpa harus menyalahkan,” ujarnya, usai press conference di acara Jakarta Fashion Week, Senayan City, Jakarta Pusat.

Harapan artis berdarah Inggris ini, pemerintah lebih tegas dalam menegakkan hukum. Apalagi, kabut asap itu sudah banyak menimbulkan korban sakit, terutama anak-anak.

“Bagi saya, siapa pun yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan, mau itu dibilang alami atau tidak, pasti ada oknum-oknum juga yang tentunya kita ketahui harus bertanggungjawab. Pemerintah juga harus lebih mempertegas hukum-hukum karena korbannya terlalu banyak dan korbanya banyak anak-anak,” tuturnya.

Dewi juga mengajak masyarakat Indonesia untuk menjaga dan mencintai kekayaan alam yang ada di Indonesia ini. Tujuannya juga untuk kelangsungan hidup masyarakat Indonesiasendiri.

“Sedangkan udara adalah hak setiap manusia yang ada di bumi ini, jadi kita harus mencintai apa yang kita miliki salah satunya adalah alamnya,” tuturnya.

Ia juga mengatakan Jakarta yang menjadi ibukota saja masih menyumbangkan pencemaran lingkungan. Karenanya, dibutuhkan kesadaran bagi semua pihak agar tidak seterusnya merusak lingkungan.

“Jangankan yang jauh di Riau dan daerah yang terkena asap, di Jakarta pun kita masih lihat orang suka buang sampah sembarangan. Kita masih suka lihat orang bakar-bakar sampah. Nah, solusi-solusi ini yang harus kita cari, bagaimana harus kita recycle, bagaimana kita bisa menggunakan lahan dengan baik, bagaimana kita bisa tetap berkarya tanpa menghancurkan apa yang kita miliki,” jelasnya.
(PNJ-30/yp)