Tuesday, 19 November 2019

Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional

Kamis, 5 November 2015 — 22:10 WIB
Presiden Joko  Widodo

Presiden Joko Widodo

JAKARTA (Pos Kota) – Menyambut peringatan Hari Pahlawan 10 November 2015, Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada lima putra Indonesia yang pernah kepada bangsa dan negara.

Penganugerahan Pahlawan Nasional tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2015. Acara penganugerahan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/11). Semua plakat tanda jasa dan penghargaan gelar pahlawan nasional diberikan oleh Presiden Jokowi kepada para ahli waris.

Kelima orang tersebut adalah:

1. Bernard Wilhem Lapian, tokoh masyarakat Sulawesi Utara. Ia pendiri surat kabar Fadjar Kemadjoean yang menyuarakan kesejahteraan dan surat kabar semangat Hidoep yang mengobarkan semangat perlawanan terhadap kolonial.

2.  Mas Isman, tokoh masyarakat Jawa Timur. Aktif dalam melawan penjajah serta memberikan penyuluhan kesehatan, kebersihan, pendidikan, dan kemerdekaan.

3. Komjen Pol. (Purn.) Dr. H. Moehammad Jasin, aktif  dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. M. Jassin memproklamirkan Polisi Istimewa menjadi Polisi Indonesia yang artinya melepas keterikatan dengan Jepang.

4. I Gusti Ngurah Made Agung yang menentang penjajahan Belanda dengan karya-karya sastra. Menolak melanjutkan isi Perjanjian Kuta karena merugikan kemerdekaan kerajaan-kerajaan di Bali.

5. Ki Bagus Hadikusumo, tokoh Muhammadiyah yang besar dan membesarkan Muhammadiyah. Beliau memprakarsai pembentukan laskar Islam yang merupakan reaksi terhadap diterimanya Persetujuan Renvile yang dinilai sangat merugikan posisi Indonesia. (Johara)