Monday, 14 October 2019

Berdiri di Jalur Hijau, Puluhan Bangunan Liar Dibongkar

Jumat, 6 November 2015 — 16:46 WIB
Petugas sedang melakukan pembongkaran bangunan liar di Komplek UKA. (wandi)

Petugas sedang melakukan pembongkaran bangunan liar di Komplek UKA. (wandi)

KOJA (Pos Kota) – Puluhan bangunan lIar yang berdiri di atas saluran air dan jalur hijau di Kompleks UKA,  RW 08, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara bongkat petugas.

Ini dilakukan selain  dikeluhkan warga karena sering menimbulkan genangan dan banjir, lahan tersebut juga akan dijadikan ruang terbuka hijau dan taman.

Lurah Tugu Utara, Nandang Hidayat, mengakui pihaknya melakukan pembongkaran bangunan liar yang ada di Komplek UKA. Ke 31 bangunan liar yang seluruhnya semi permanen itu saat ini sudah ditinggal oleh pemiliknya.

“Sebanyak 20 personil gabungan baik aparat Satpol PP Kecamatan Koja dan Kelurahan Tugu Utara, PPSU Tugu Utara, di kerahkan. Dalam penertiban ini berlangsung lancar dan rencananya setelah bersih nantikan akan dijadikan sebagai ruang terbuka hijau dan taman,” kata Nandang Hidayat.

Melanggar Perda

Menurut Lurah bangunan tersebut juga melanggar Perda No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.  Selain itu keberadaan puluhan bangunan juga membuat kumuh dan semrawut wilayah sehingga sering menimbulkan kemacetan wilayah.

Sementara itu Baharuddin, Ketua RW 08, mengaku sangat mendukung atas penertiban puluhan bangunan liar di komplek UKA. Menurutnya, kedepan setelah bangunan itu dibongkar dirinya berharap pemerintah bekerja cepat untuk membuat ruang terbuka hijau dan taman.

“Setelah bangunan ini dibersihkan kami berharap pemerintah bekerja cepat membangun RTH dan taman. Sebab jika tidak dilakukan dikhawatirkan akan kembali di tempati kembali,” ujar Baharuddin.

Selain itu kata Ketua RW, saluran di kawasan tersebut yang selama ini tertutup bangunan supaya segera dilakukan pengerukan. Jika tidak dilakukan dkhawatirkan pada musim penghujan nanti akan menimbulkan dampak genangan dan banjir. (wandi/win)