Tuesday, 19 November 2019

Bali United Jajal Persipura, Persija Melawan Persipasi

Kamis, 12 November 2015 — 9:15 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Turnamen Piala Jenderal Sudirman jeda tiga hari setelah partai pembuka yang dimenangkan Arema Cronus 4-1 atas Persegres Gresik di Malang, Selasa (10/11). Selanjutnya laga diawali duel Grup B di Bali, antara Mitra Kukar melawan PSM Makassar, dan Bali United melawan Persipura Jayapura, Sabtu (14/11).

Sedangkan Persija akan mengawali laga di Grup B melawan Persipasi Bandung Raya (PBR) di Malang, 19 November. Keseluruhan laga penyisihan grup akan berakhir pada 12 Desember.

Uniknya, pada fase grup, seluruh laga harus ada yang menang. Jika di waktu normal hasilnya imbang, langsung dilakukan adu tendangan penalti. Setiap laga sejak babak grup ada hadiah uangnya.

Untuk Hadiah pada turnamen Piala Sudirman ini, tim yang berhasil memenangkan laga dalam waktu normal berhak mendapat 3 poin serta tambahan hadiah uang sebesar Rp125 juta. Yang kalah di waktu normal akan mendapat hadiah Rp75 juta. Tim pemenang adu penalti mendapat 2 poin sekaligus hadiah Rp110 juta, dan yang kalah 1 poin juga uang Rp90 juta.

Tim yang lolos ke babak semifinal berhak mendapat uang Rp500 juta. Untuk partai final tim yang juara berhak hadiah Rp2,5 miliar, runner-up Rp1,5 miliar.

FINAL DI SENAYAN
Babak 8 besar akan berlangsung 12-20 Desember 2015. Semifinal 9-17 Januari 2015. Pada fase ini, semua laga berlangsung home and away. Babak final akan berlangsung 24 Januari 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Panitia juga akan memberikan apresiasi untuk suporter dan wasit terbaik. Penilaian kepada suporter terbaik dalam memberikan dukungannya kepada timnya kesayangannya adalah kelompok pendukung yang tidak beringas dan membuat kerusuhan akan mendapat hadiah Rp100 juta. Wasit terbaik adalah wasit yang memimpin pertandingan dengan adil dan tegas, untuk itu sang wasit akan diberi penghargaan kehormatan untuk bertugas memimpin partai puncak , disamping akan diberikan hadiah berupa piagam dan hadiah uang yang nominalnya masih akan ditentukan nanti.

Pemain terbaik akan memperoleh Rp 150 juta, top scorer Rp100 juta. Panitia juga menyedia sanksi atas prilaku, seperti pemain menentang wasit. (awang/si)